Stasiun Garahan

Stasiun Garahan

Bangunan utama Stasiun Garahan dipotret dari dalam kereta api Sri Tanjung, 2019
Lokasi
Koordinat8°13′24″S 113°53′32″E / 8.22333°S 113.89222°E / -8.22333; 113.89222
Ketinggian+514 m
Operator
Letak
km 20+271 lintas Kalisat-Kabat-Banyuwangi Lama[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananHanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasJalur difabel Pemesanan langsung di loket Toilet 
Jenis persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Garahan (GRN) merupakan stasiun kelas III/kecil yang terletak di Garahan, Silo, Jember; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +514 m. Dari arah barat, stasiun ini terletak agak masuk ke dalam di sebelah kanan jalan raya Jember-Banyuwangi sebelum memasuki kawasan Gunung Gumitir.

Ke arah Banyuwangi, terdapat Terowongan Garahan sepanjang 113 meter yang dibangun pada tahun 1902. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Dahulu, ciri khas dari stasiun ini adalah aktivitas transaksi penjualan nasi pecel pincuk yang dilakukan saat ada KA penumpang yang berhenti.[4]

Dahulu stasiun ini melayani pemberhentian dua kereta api lokal, yaitu Pandanwangi dan Probowangi. Ketika jadwal perjalanan kereta api sesuai Gapeka 2015 diberlakukan per 1 April 2015, layanan penumpang di stasiun ini dihapus sehingga tidak ada kereta api reguler yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan atau persusulan antarkereta api. Stasiun ini juga sempat melayani pemberhentian Lori Wisata Kaliraga yang diluncurkan pada 20 Maret 2016 dengan rute Kalibaru hingga Garahan. Dahulu lori ini beroperasi di akhir pekan dan hari libur nasional, sebelum kemudian dihentikan pengoperasiannya dan dialihfungsikan armadanya menjadi lori/dresin untuk inspeksi jalur.[5][6]

Untuk mengakomodasi penutupan Jalur Gumitir—ruas jalan nasional yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi—yang berlangsung dari 24 Juli hingga 24 September 2025, dioperasikan kembali pelayanan kereta api Pandanwangi di stasiun ini untuk sementara waktu mulai 11 Agustus hingga 30 September 2025.[7][8]

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
  4. ^ "Pincuk Garahan Jember Bikin Kangen". cintajember.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-15. Diakses tanggal 2018-12-15.
  5. ^ "Wisata Lori Kalibaru : Harga Tiket, Foto, Lokasi, Fasilitas dan Spot - TempatWisata.pro". Tempat.me. Diakses tanggal 2025-08-12.
  6. ^ "Sudah pernah merasakan Wisata Kereta ini?". Instagram. Info Kota Jember. 2023-10-28. Diakses tanggal 2025-08-12.
  7. ^ Sedana, Agung (2025-06-25). "Apa Jalur Gumitir Ditutup Total? Mulai Kapan?". Radar Banyuwangi. Banyuwangi. Diakses tanggal 2025-08-12.
  8. ^ Priyasidarta, David (2025-08-09 | 14.00 WIB). "Enam Stasiun Tambahan yang Akan Disinggahi KA Pandanwangi". Tempo. Diakses tanggal 2025-08-12.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sempolan
menuju Kalisat
Kalisat–Banyuwangi Mrawan
menuju Ketapang

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement