Sjahrial Djalil
| Sjahrial Djalil | |
|---|---|
| Lahir | 16 Maret 1940 Pekalongan, Jawa Tengah, Masa pendudukan Jepang |
| Meninggal | 17 April 2019 (umur 79) Jakarta, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Universitas Indonesia |
| Pekerjaan | Pengusaha |
| Dikenal atas | - Tokoh periklanan Indonesia - Pendiri dan pemilik Museum di Tengah Kebun |
| Orang tua | Abdul Djalil |
Sjahrial Djalil (16 Maret 1940 – 17 April 2019)[1] adalah seorang pengusaha dan tokoh dunia periklanan Indonesia.
Ia merupakan pendiri perusahaan biro iklan Ad Force Inc. Sjahrial juga dikenal sebagai pendiri dan pemilik Museum di Tengah Kebun yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan.[2][3][4] Ia juga memprakarsai pembangunan Surau Baitul Jalil di Bukittinggi yang selesai dan diresmikan pada 2004.
Riwayat
Karier
Sjahrial tidak sempat menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Publisistik Universitas Indonesia (UI). Ia kemudian bekerja pada perusahaan periklanan InterVista selama enam tahun sejak 1965. Pada tahun 1971, Sjahrial mendirikan perusahaan biro iklan sendiri dengan nama Ad Force Inc yang melayani beberapa klien, seperti Viva, Reckitt & Colman, Hero, Indomilk, Naterman, Dumex, Gucci, Lanvin, Hong Kong Tourist Association, Chase Manhattan Bank, dan lainnya.
Pendidikan
- SD Ma'hat Islam, Pekalongan (1953)
- SMP I, Pekalongan (1956)
- SMA IV, Jakarta (1959)
- Universitas Indonesia (UI) (1965, tidak selesai)
Kehidupan pribadi
Sjahrial Djalil lahir pada tahun 1942 di Pekalongan, Jawa Tengah. Ia merupakan anak ke-8 di antara 10 orang bersaudara dari Abdul Djalil, seorang saudagar batik di Pekalongan yang berasal dari Minangkabau, dan merupakan pemasok batik ke seluruh Sumatera Barat.
Sjahrial mendirikan dan membiayai dengan dana pribadi sebuah museum yang mengoleksi ribuan benda antik dan bersejarah yang berasal dari berbagai negara di dunia. Museum yang terletek di wilayah Kemang, Jakarta Selatan itu ia beri nama 'Museum di Tengah Kebun', dan dikelola oleh 'Yayasan Museum di Tengah Kebun' di bawah pimpinan Ahmad Syafii Maarif, Imam Prasodjo, dan Faisal Basri.[3]
Penghargaan
- Pria Berbusana Terbaik (1979/1980)
Referensi
- ^ @museumditengahkebun (18 April 2019). "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. telah meninggal Opa Yal (Bp. Sjahrial Djalil) di usia 79 tahun (16 Maret 1940- 17 April 2019)" – via Instagram.
- ^ "Demi Arca Bersejarah Seharga Sebuah Mobil Mercy, Inilah Yang Dilakukan Sjahrial Djalil" Detik.com, 24 Februari 2014. Diakses 28 September 2015.
- ^ a b "Koleksi Bersejarah Museum di Tengah Kebun" Tempo.co, 15 Maret 2012. Diakses 28 September 2015.
- ^ "Dari Cincin Pelacur sampai Pispot Kaisar" Kompas.com, 07 Februari 2010. Diakses 28 September 2015.
Pranala luar
- "Apa dan Siapa" Diarsipkan 2015-09-30 di Wayback Machine..
- "Museum di Tengah Kebun" Ronagaya.com.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


