Sindur
| Sindur | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Detarioideae |
| Tribus: | Detarieae |
| Genus: | Sindora Miq., 1861 |
Sindur (Lat.: Sindora) adalah tumbuhan liat di hutan-hutan primer dataran rendah di Sumatra, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya, pada ketinggian 10 - 100 meter di atas permukaan laut.[1] Termasuk dalam keluarga Caesalpiniaceae.[1] Pohon sindur memiliki ketinggian 20 – 45 m, dengan diameter 60 cm, dan batang bebas cabang 15 – 20 m.[2] Kulit batang berwarna coklat tua.[2] Daunnya majemuk, menyirip genap yang terdiri atas 3 - 7 pasang anak daun yang berbentuk jorong memanjang.[1] Perbungaan berupa malai, terdapat pada bagian ketiak daun.[1] Buahnya berbentuk polong bulat atau bulat telur gepeng dan pada permukaannya dilengkapi penonjolan seperti duri-duri berwarna hitam kecoklatan.[2] Sindur dapat pula tumbuh baik pada ketinggian 260 meter di atas permukaan laut, seperti terlihat dalam koleksi Kebun Raya Bogor.[2] Umumnya jenis ini tumbuh secara berkelompok atau tersebar dalam hutan asli dan menyukai tanah-tanah liat atau berpasir.[1][2] Bagian teras kayu berwarna coklat tua sampai hitam.[1] Kayunya mempunyai berat jenis 0,75 dan digolongkan dalam kelas kekuatan II - III dan kelas keawetan V.[1] Biasanya kayu dipakai untuk bahan bangunan rumah, papan, dinding, rangka pintu dan jendela serta perabotan rumah tangga.[2] Getahnya dapat dibuat minyak, sedangkan polongnya sering dipakai untuk obat-obatan tradisionil, yaitu untuk campuran jamu.[2]
Spesies
Sindur meliputi spesies berikut:
- Sindora affinis
- Sindora beccariana
- Sindora bruggemanii
- Sindora coriacea
- Sindora echinocalyx
- Sindora galedupa
- Sindora glabra
- Sindora inermis
- Sindora irpicina
- Sindora javanica
- Sindora klaineana
- Sindora laotica
- Sindora leiocarpa
- Sindora siamensis
- Sindora supa
- Sindora tonkinensis
- Sindora velutina
- Sindora wallichii
Referensi
- ^ a b c d e f g (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-6. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects. hal 3189.
- ^ a b c d e f g (Indonesia) "Jenis-jenis Kayu Indonesia" (PDF). Sindur (Sindora wallichii Graham ex Benth.). Diakses tanggal 13 Juni 2014. [pranala nonaktif permanen]
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


