Shinji Hirai

Shinji Hirai
平井 伸治
Gubernur Prefektur Tottori Ke-18
Mulai menjabat
13 April 2007
Penguasa monarkiAkihito
Naruhito
Perdana Menteri
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir17 September 1961 (umur 64)
Itabashi, Tokyo, Jepang
Partai politikIndependen (Didukung oleh LDP, Komeito)
AlmamaterUniversitas Tokyo (LL.B.)
PekerjaanPolitikus, Birokrat
Situs webwww.pref.tottori.lg.jp/governor/
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Shinji Hirai (平井 伸治, Hirai Shinji, lahir 17) adalah seorang politikus dan mantan birokrat asal Jepang yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Prefektur Tottori. Menjabat sejak tahun 2007, Hirai adalah salah satu gubernur dengan masa jabatan terlama yang masih aktif di Jepang. Meskipun memimpin prefektur dengan jumlah penduduk paling sedikit di negara tersebut, Hirai telah mendapatkan pengakuan nasional atas kepemimpinannya yang inovatif, kemampuannya dalam manajemen krisis, serta penggunaan humor dan permainan kata (puns) yang cerdas untuk mempromosikan pariwisata daerah. Ia juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Gubernur Nasional Jepang (National Governors' Association) dari tahun 2021 hingga 2023.[1]

Kehidupan awal dan karier birokrasi

Fakultas Hukum Universitas Tokyo, tempat Hirai menempuh pendidikan sebelum bergabung dengan kementerian.

Hirai lahir di Distrik Itabashi, Tokyo. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Tokyo dan lulus pada tahun 1984. Segera setelah lulus, ia bergabung dengan Kementerian Urusan Dalam Negeri (sekarang Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi).

Kariernya di kementerian pusat membawanya ke berbagai posisi strategis yang membentuk keahliannya dalam otonomi daerah:

  • Pemerintah Prefektur Tottori: Ia sempat ditugaskan ke Tottori sebagai Direktur Divisi Perencanaan Umum pada tahun 1995, di mana ia mulai membangun ikatan kuat dengan wilayah tersebut.
  • Wakil Gubernur Tottori (1999–2003): Di bawah Gubernur Yoshihiro Katayama, Hirai menjabat sebagai wakil gubernur termuda di Jepang pada masa itu (usia 38 tahun).
  • Sekretariat Kabinet: Ia kembali ke Tokyo untuk bertugas di Sekretariat Kabinet sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Tottori untuk terjun ke dunia politik elektoral.[2]

Gubernur Prefektur Tottori (2007–Sekarang)

Hirai pertama kali terpilih sebagai gubernur pada tahun 2007 dan sejak itu telah memenangkan pemilihan ulang sebanyak empat kali (2011, 2015, 2019, dan 2023) dengan mayoritas suara yang sangat besar, seringkali mendapatkan dukungan dari hampir semua partai politik utama.

Inovasi Pariwisata dan Branding

Hirai dikenal karena kreativitasnya dalam mempromosikan Tottori melalui kampanye yang unik:

  • "Suna-ba" (Kedai Pasir): Menanggapi fakta bahwa Tottori adalah satu-satunya prefektur tanpa Starbucks selama bertahun-tahun, Hirai berseloroh, "Tottori mungkin tidak punya Suta-ba (Starbucks), tapi kami punya Suna-ba (Bukit Pasir Tottori) terbaik di Jepang." Hal ini memicu pembukaan kedai kopi lokal populer bernama "Sunaba Coffee".
  • Prefektur Manga: Memanfaatkan asal-usul kreator manga terkenal seperti Shigeru Mizuki (GeGeGe no Kitaro) dan Gosho Aoyama (Detective Conan), Hirai mendeklarasikan Tottori sebagai "Prefektur Manga" untuk menarik wisatawan penggemar budaya pop.
  • Kani-tori (Prefektur Kepiting): Ia sementara waktu mengubah nama promosi prefektur menjadi "Prefektur Kanitori" (Permainan kata dari Kepiting dan Tottori) untuk mempromosikan hasil laut andalan daerahnya.[3]

Kepemimpinan Nasional dan Manajemen Krisis

Selama pandemi COVID-19, Hirai mendapatkan pujian luas karena pendekatannya yang cepat dan berbasis data dalam menangani penyebaran virus di Tottori, yang secara konsisten memiliki angka infeksi terendah di Jepang. Sebagai Presiden Asosiasi Gubernur Nasional, ia menjadi jembatan krusial antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat di Tokyo, mendesak kebijakan yang lebih fleksibel untuk kebutuhan lokal.[4]

Bukit Pasir Tottori, simbol prefektur yang sering dipromosikan oleh Hirai melalui berbagai kampanye kreatif.

Kebijakan Sosial

Hirai sangat vokal dalam menangani masalah penurunan populasi (shōshika). Ia memperkenalkan berbagai insentif untuk keluarga muda dan mempromosikan konsep "Workation" (Work + Vacation) untuk menarik pekerja digital dari kota besar agar pindah ke Tottori yang memiliki kualitas hidup tinggi dan biaya rendah. Ia juga memelopori undang-undang prefektur pertama di Jepang yang mengakui Bahasa Isyarat Jepang sebagai bahasa resmi, menunjukkan komitmennya terhadap inklusivitas sosial.[5]

Kehidupan pribadi

Hirai dikenal sebagai pribadi yang sangat ramah, cerdas, dan memiliki memori yang luar biasa terhadap detail konstituennya. Meskipun lahir di Tokyo, ia telah mengadopsi identitas Tottori sepenuhnya dan sering terlihat mengenakan atribut lokal dalam acara-acara publik. Kegemarannya pada permainan kata-kata bukan sekadar hiburan, melainkan strategi komunikasi politik untuk membuat birokrasi terasa lebih dekat dengan rakyat jelata.

Referensi

  1. ^ The Japan Times (10 April 2023). "Shinji Hirai wins fifth term as Tottori governor" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 April 2026.
  2. ^ "Governor's Profile". Official Website of Tottori Prefecture (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 April 2026.
  3. ^ BBC News (25 Mei 2015). "Tottori: The Japanese prefecture that embraced its lack of Starbucks" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 April 2026.
  4. ^ The Mainichi (31 Agustus 2021). "Hirai takes helm of National Governors' Association" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 April 2026.
  5. ^ Asahi Shimbun (10 Oktober 2013). "Tottori becomes first prefecture to recognize sign language as language" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 April 2026.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement