Setsuko Takamizawa
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 23 Agustus 1928 |
| Kematian | 17 Mei 2022 |
| Penyebab kematian | Gagal jantung |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | English-language learner (en) |
Penghargaan
| |
Setsuko Takamizawa adalah seorang nenek buyut berumur 91 tahun yang belajar bahasa Inggris dan menjadi sukarelawan olimpiade Tokyo 2020.[1]
Kehidupan Awal
Pada usia 91 tahun, nenek buyut itu belajar bahasa Inggris dengan bantuan keluarganya. Dia berharap bisa menggunakan bahasa itu pada Olimpiade tahun depan di Tokyo. Takamizawa adalah salah satu dari lebih dari 200.000 orang yang meminta untuk menjadi sukarelawan untuk Olimpiade Tokyo 2020. Bahasa Inggris tidak diperlukan untuk layanan, tetapi itu adalah keterampilan yang berguna untuk dimiliki para sukarelawan.
Takamizawa tidak belajar bahasa Inggris dari kecil karena bahasa Inggris dianggap adalah bahasa musuh saat ia bersekolah. Natsuko cucu Takamizawa membantu mengajarkan bahasa Inggris kepada neneknya.
Penghargaan
Atas kontribusi dan semangatnya untuk belajar dan melayani masyarakat, pada 2018, Takamizawa masuk ke dalam daftar 100 perempuan berpengaruh dan menginspirasi versi BBC atau 100 Women (BBC).[2]
Referensi
- ^ "Great-Grandmother Proves It Is Never Too Late to Learn". VOA (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-09.
- ^ "BBC 100 Women 2018: Who is on the list?" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-11-19. Diakses tanggal 2025-07-03.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


