Sesar Ciremai
| Sesar Ciremai | |
|---|---|
Peta Sesar Ciremai | |
| Negara | Indonesia |
| Wilayah | Jawa Barat |
| Kota | Kuningan, Majalengka |
| Karakteristik | |
| Panjang | 20–49km |
| Tektonika lempeng | |
| Status | Aktif |
| Jenis | Strike-Slip |
| Pergerakan | 0.1–0.5 mm/tahun |
| Umur | Holosen |
Sesar Ciremai atau Patahan Ciremai adalah sesar geser aktif yang membentang sekitar 20-49 km di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat. Sesar ini memiliki tipe pergerakan strike-slip atau patahan geser. Sesar ini berpotensi memicu gempa bumi dengan magnitudo maksimum mencapai 6,5 di sekitar Gunung Ciremai.[1] Patahan tersebut bertanggung jawab atas beberapa guncangan sedang, terutama gempa bumi bermagnitudo 4.1 Mw pada 25 Juli 2024.[2]
Geologi
Sesar Ciremai memiliki panjang perkiraan sekitar 20 hingga 49km, dan melintasi beberapa kecamatan di Majalengka seperti Kecamatan Maja, dan Argapura, serta kecamatan di Kuningan, seperti Kecamatan Cigugur, dan Kramatmulya.[3] Sesar ini merupakan bagian dari sistem sesar Baribis segmen Ciremai, dan merupakan struktur geologi muda yang aktif, sejak masa Holosen hingga saat ini.[4]
Lihat pula
- Sesar Lembang
- Sesar Garsela
- Sesar Baribis
- Sesar Cimandiri
- Sesar Citarik
- Daftar sesar aktif di Indonesia
Referensi
- ^ "Sesar Ciremai yang sebabkan gempa Kuningan merupakan sesar aktif". Antara News. 18 November 2020. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
- ^ "Gempa M 4,1 Guncang Kuningan, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Ciremai, Terasa di Cirebon hingga Banjar". Kompas.tv. 25 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
- ^ "Waspada Potensi Gempa di Kuningan, Ada Tiga Sesar yang Menjadi Ancaman". Pikiranrakyat. 30 September 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
- ^ "BMKG Jelaskan Riwayat Gempa Sesar Ciremai yang Kembali Guncang Kuningan". Tempo.co. 26 Juli 2024. Diakses tanggal 28 Maret 2026.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


