Senegalia rugata
| Senegalia rugata | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Genus: | Senegalia |
| Spesies: | S. rugata
|
| Nama binomial | |
| Senegalia rugata | |
| Sinonim[1] | |
| |
Senegalia rugata merupakan tumbuhan merambat berduri yang berasal dari Tiongkok dan wilayah Asia tropis, dan banyak dijumpai di dataran hangat India bagian tengah serta selatan. Spesies ini terkenal sebagai bahan utama pembuatan sampo, sementara daun dan pucuk mudanya kerap dikonsumsi. Temuan arkeobotani menunjukkan bahwa tanaman ini telah digunakan untuk perawatan rambut sejak masa pra-Harrapa di Banawali, sekitar 4500–4300 tahun yang lalu.[2][1]
Deskripsi
Tumbuhan ini dapat tumbuh sebagai perambat berkayu, semak, atau pohon kecil hingga ketinggian sekitar 5 meter (16 kaki), dan ditandai oleh banyak duri. Daunnya tersusun majemuk dengan dua pasang pinna. Bunganya berwarna krem hingga kuning pucat, dengan kuncup merah hingga merah keunguan yang berubah menjadi krem saat mekar. Polong bijinya memiliki ciri khas, yaitu ketika masih muda, polong tampak halus, tebal, dan berdaging, tetapi ketika mengering menjadi keriput, gelap, dan sangat keras.[3][4][5]
Persebaran dan habitat
Spesies ini berasal dari berbagai wilayah di Asia, termasuk Tiongkok. Daerah asalnya mencakup Papua Nugini (bagian timur), Indonesia (Papua Barat, Kepulauan Kei, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Jawa, dan Sumatra), Filipina, Malaysia (Semenanjung), Thailand, Kamboja, Vietnam, Tiongkok (Guangdong dan Yunnan), Laos, Myanmar, India (Kepulauan Andaman dan Assam), Bangladesh, Nepal, serta kawasan Himalaya Timur. Tumbuhan ini juga telah dibawa dan menetap di sejumlah wilayah lain seperti Kaledonia Baru, Australia (Queensland), Jepang (Okinawa), Réunion, Madagaskar, Seychelles, Brasil bagian tenggara, dan Jamaika. Di banyak negara, termasuk Kaledonia Baru spesies ini bersifat invasif.[6][3][5][7]
Di Filipina, tanaman tersebut tumbuh di semak-semak dataran rendah hingga menengah. Di Provinsi Chiang Mai, Thailand, spesies ini ditemukan baik di area hutan maupun di kawasan permukiman. Di Tiongkok, S. rugata biasanya tumbuh di hutan atau semak belukar, terutama di dekat aliran air di lembah pada ketinggian sekitar 880 hingga 1.500 meter (2.890–4.920 kaki). Tumbuhan ini juga menjadi tanaman inang bagi larva kupu-kupu Pantoporia hordonia.[8][9][10]
Arkeobotani
Temuan dari situs pra-Harappa Banawali (2750–2500 SM) di Haryana menunjukkan adanya campuran tanaman ini dengan kacang sodot dan malaka, yang mengindikasikan bahwa praktik perawatan dan kebersihan di Asia Selatan telah memiliki asal-usul yang sangat kuno.[11]
Referensi
- ^ a b "Senegalia rugata (Lam.) Britton & Rose". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 25 November 2025.
- ^ "Acacia concinna – ILDIS LegumeWeb". www.ildis.org. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ a b Maslin, Bruce R.; Ho, Boon Chuan; Sun, Hang; Bai, Lin (2019). "Revision of Senegalia in China, and notes on introduced species of Acacia, Acaciella, Senegalia and Vachellia (Leguminosae: Mimosoideae)". Plant Diversity. 41 (6, December): 353–480. Bibcode:2019PlDiv..41..353M. doi:10.1016/j.pld.2019.09.001. PMC 6923495. PMID 31891020.
- ^ "Senegalia rugata (Lam.) Britton & Rose". Flora of Australia. Dept. Environment & Energy, Australian Government. Diakses tanggal 2025-11-25.[pranala nonaktif permanen]
- ^ a b Maslin, B.R. (2015). "Synoptic overview of Acacia sensu lato (Leguminosae: Mimosoideae) in East and Southeast Asia" (PDF). Gardens' Bulletin Singapore. 67 (1): 231–250. doi:10.3850/S2382581215000186. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ Maslin, B.R.; Seigler, D.S.; Ebinger, J. "New combinations in Senegalia and Vachellia (Leguminosae: Mimosoideae) for Southeast Asia and China". Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ Hequet, Vanessa (2009). Les Espèces Exotiques Envahissantes de Nouvelle Calédonie (PDF) (dalam bahasa Prancis). hlm. 17.
- ^ Pelser, Pieter B. "Co's Digital Flora of the Philippines: Fabaceae = Leguminosae Subfamily Mimosoideae: Senegalia Raf". Co's Digital Flora of the Philippines. philippineplants.org. Diarsipkan dari asli tanggal 6 December 2022. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ Sutjaritjai, Natcha; Wangpakapattanawong, Prasit; Balslev, Henrik; Inta, Angkhana (2019). "Traditional Uses of Leguminosae among the Karen in Thailand". Plants. 8 (12): 600. Bibcode:2019Plnts...8..600S. doi:10.3390/plants8120600. PMC 6963713. PMID 31847100. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ "Pantoporia". www.funet.fi. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ^ Bisht (1993). "Paleobotanical and pollen analytical investigations" (PDF). Indian Archaeology a Review 1993–1994: 143–144.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


