Sekolah menengah

Ruang kelas sekolah menengah di Myanmar di 2007
Siswa SMP sedang berdiskusi
Siswa SMP berfoto bersama di Sumatera Barat.

Sekolah menengah, pula disebut sebagai sekolah lanjutan tingkat pertama, atau sekolah menengah bawah adalah tahap pendidikan yang berada di antara sekolah dasar dan sekolah kedua, masa sekolah menegah biasanya berlangsung selama 3 tahun tergantung pada negara, kurikulum pendidikan dan daerah tempat tinggal.

Oleh karenanya di beberapa istilah di pemerintahan dan institusi pendidikan, sekolah menengah adalah nama lain dari "junior high school", yang pada dasarnya suatu sekolah setelah sekolah dasar. Penamaan sebagai junior high mulai muncul sekitar tahun 1909 pada waktu pendirian sekolah Indianola Junior High School di Columbus, Ohio.[1] Sedangan konsep penamaan sebagai middle school mulai dipopulerkan di tahun 1950 dari Bay City, Michigan.[1]

Indianola Junior High School di Columbus, Ohio, sekolah menengah tertua di Amerika Serikat
Sebuah foto udara dari Blairsville, Georgia, AS

Di Indonesia

Di Indonesia, sekolah menengah disebut sebagai Sekolah menengah pertama (SMP) atau Sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), ia mencakup usia 12 hingga 15 tahun atau jenjang ke-7 hingga jenjang ke-9.

Pelajar sekolah menengah pertama umumnya berusia 12–15 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7–15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun.

Walaupun pendidikan wajib berakhir di sekolah menengah pertama, sebagian besar melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Di Indonesia terdapat sekitar 22 000 sekolah menengah pertama dengan kepemilikan berimbang antara sektor negeri dan swasta.[2]

Sistem 6-7-8-(9) versus 7-8-9

Di kebanyakan negara termasuk Indonesia, sekolah menegah berlangsung dari jenjang 7 hingga jenjang 9, dengan rentang usia 12 hingga 15 tahun, tetapi di beberapa negara seperti Amerika Serikat[3][4][5][6] dan India,[7] sekolah menengah mecangkup jenjang 6 hingga jenjang 8, dengan rentang usia 11 hingga 14 tahun, atau Vietnam yang mencangkup jenjang 6 hingga jenjang 9, dengan rentang usia 11-15 tahun.

Rujukan

  1. ^ a b CEEP. Popular Topics. Middle School, U of I Diarsipkan 2009-03-05 di Wayback Machine..
  2. ^ "Middle school statistics between 2004–2005". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-27. Diakses tanggal 2009-08-06.
  3. ^ [1], p. 7, fig. 1
  4. ^ "Digest of Education Statistics, 2001" (PDF). Diakses tanggal 2010-04-14.
  5. ^ "Passing Periods: Students battle time, congestion".[pranala nonaktif]
  6. ^ junior high school. encarta.msn.com. Diarsipkan dari asli tanggal August 30, 2009. Diakses tanggal July 24, 2007. The major difference between a middle school and a junior high lies in the philosophy. The middle school philosophy focuses on the student where the junior high focus is more on the content. 2009-10-31.
  7. ^ Amaidi. "Indian Education System" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 17 June 2012. Diakses tanggal 5 May 2012.

Pranala luar

Templat:Education stagesTemplat:Schools

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement