Sasha Luccioni

Infobox orangSasha Luccioni

(2022) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1990 Suntingan nilai di Wikidata (35/36 tahun)
Ukraina Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversité du Québec à Montréal (en) Terjemahkan
Universitas Paris III: Sorbonne Nouvelle
École Normale Supérieure
Université de Montréal (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralJacqueline Bourdeau (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanilmuwan komputer Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Situs websashaluccioni.com Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm16956617 X: SashaMTL Instagram: sasha.mtl Bluesky: sashamtl.bsky.social LinkedIn: sashaluccioniphd TED: sasha_luccioni GitHub: sashavor Modifica els identificadors a Wikidata
Alexandra Sasha Luccioni

Alexandra Sasha Luccioni merupakan ilmuwan komputer yang mengkhususkan diri dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan isu perubahan iklim. Penelitiannya berfokus pada pengukuran dampak lingkungan dari teknologi AI serta mendorong penerapan praktik berkelanjutan dalam pengembangan sistem pembelajaran mesin.

Kehidupan awal

Alexandra Sasha Vorobyova lahir di Ukraina pada tahun 1990. Saat dia berusia empat tahun, keluarganya pindah ke Ontario, Kanada. Kemudian, Sasha Luccioni menetap di Montreal sejak usia 21 tahun. Ketertarikannya pada bidang sains merupakan pengaruh dari ibu, nenek, dan nenek buyutnya yang berkarier di bidang tersebut.[1]

Pendidikan

Pada tahun 2010, Luccioni memperoleh gelar sarjana dalam bidang ilmu bahasa dari Universitas Paris III: Sorbonne Nouvelle. Kemudian, dia menyelesaikan gelar magister dalam bidang ilmu kognitif, dengan minor dalam pemrosesan bahasa alami, di École normale supérieure di Paris pada tahun 2012.[2] Luccioni memperoleh gelar doktor dalam bidang komputasi kognitif dari Université du Quebec à Montréal (UQAM) pada tahun 2018.

Karier

Luccioni mengawali kariernya di Nuance Communications pada tahun 2017. Pekerjaannya di perusahaan tersebut berfokus pada teknik pemrosesan bahasa alami (natural language processing) dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk meningkatkan kemampuan percakapan pada perangkat lunak komputer. Pada tahun 2018, dia bergabung dengan AI/ML Center of Excellence Morgan Stanley yang bekerja pada kecerdasan buatan (AI). Sebagai anggota pendiri Climate Change AI (CCAI) dan anggota dewan Women in Machine Learning (WiML), ia mengkatalisasi perubahan yang berdampak, menyelenggarakan acara, dan menjadi mentor bagi kelompok minoritas yang kurang terwakili dalam komunitas AI.

Setelah meraih gelar doktor pada tahun 2019, dia menjadi seorang peneliti di Université de Montréal dan Mila dan berkolaborasi dengan ilmuwan komputer, Yoshua Bengio, dalam proyek This Climate Does Not Exist untuk memvisualisasikan dampak dari perubahan iklim. Selain itu, dia juga menggabungkan keadilan dan akuntabilitas ke dalam pembelajaran mesin di Mila.

Pada tahun 2021, Luccioni sempat bekerja dengan United Nations Global Pulse dalam pengembangkan alat yang digunakan untuk memantau berbagai misinformasi yang muncul mengenai COVID-19. Kemudian, dia bergabung dengan Hugging Face yang merupakan sebuah perusahaan Prancis-Amerika yang berfokus pada AI.[3] Dia bekerja dalam menemukan cara untuk memaksimalkan dampak positif dari AI dan juga meminimalkan dampak negatif dari AI.[4] Dia berfokus pada dampak sosial dan lingkungan dari AI dengan mengembangkan alat untuk mengukur dampak AI tersebut. Selama dekade terakhir, karya yang telah dihasilkannya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak sosial dan lingkungan dari kecerdasan buatan (AI) tersebut.[5] Dia mengomunikasikan temuannya di konferensi internasional, seperti TED Talk.[6]

Penghargaan

Sasha Luccioni masuk ke dalam daftar 35 Innovators Under 35 oleh majalah MIT Technology Review pada tahun 2020. Kemudian, pada tahun 2024, dia masuk ke dalam daftar BBC 100 Women 2024.[7] Pada tahun 2024, karya Luccioni diakui oleh 100 orang paling berpengaruh dalam bidang AI versi Majalah TIME dan oleh Business Insider dalam Daftar Kekuatan AI 2024.[8][9][10]

Karya Publikasi

2024

2023

2022

2021

2020

2019

Quantifying the carbon emissions of machine learning

Proyek

  • Ia menggunakan Kecerdasan Buatan untuk Memvisualisasikan Dampak Perubahan Iklim[11] Proyek ini dimulai pada tanggal 15 April 2020 dan berakhir pada tanggal 25 Februari 2021 di Kanada

Referensi

  1. ^ Sirois, Alexandre (2023-11-26). "Sasha Luccioni et Ravy Por: Elles n'ont pas peur de l'IA". La Presse (dalam bahasa Canadian French). Diakses tanggal 2025-03-15.
  2. ^ Luccioni, Sasha. "Curriculum Vitae". Dr Sasha Luccioni (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
  3. ^ "Hugging Face – The AI community building the future". huggingface.co. 2025-03-16. Diakses tanggal 2025-03-18.
  4. ^ "Speaker: Sasha Luccioni, Researcher in Artificial Intelligence, Climate Lead at HuggingFace | LAI". www.leadingauthorities.com. Diakses tanggal 2025-03-15.
  5. ^ "Sasha Luccioni". Sasha Luccioni (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
  6. ^ Luccioni, Sasha (2023-10-31), Sasha Luccioni: AI is dangerous, but not for the reasons you think (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2025-03-18
  7. ^ "BBC 100 Women 2024: Who is on the list this year? - BBC News". News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-03-15.
  8. ^ Booth, Harry (2024-09-05). "TIME100 AI 2024: Sasha Luccioni". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
  9. ^ "The 100 Most Influential People in AI 2024". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-18.
  10. ^ "Business Insider's 2024 AI Power List". www.businessinsider.com. Diakses tanggal 2025-03-18.
  11. ^ "Explorer Home". explorers.nationalgeographic.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-18.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement