Sasha Luccioni
(2022) | |
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 1990 Ukraina |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Université du Québec à Montréal (en) Universitas Paris III: Sorbonne Nouvelle École Normale Supérieure Université de Montréal (en) |
| Kegiatan | |
| Penasihat doktoral | Jacqueline Bourdeau (mul) |
| Pekerjaan | ilmuwan komputer |
Penghargaan
| |
| Situs web | sashaluccioni.com |

Alexandra Sasha Luccioni merupakan ilmuwan komputer yang mengkhususkan diri dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan isu perubahan iklim. Penelitiannya berfokus pada pengukuran dampak lingkungan dari teknologi AI serta mendorong penerapan praktik berkelanjutan dalam pengembangan sistem pembelajaran mesin.
Kehidupan awal
Alexandra Sasha Vorobyova lahir di Ukraina pada tahun 1990. Saat dia berusia empat tahun, keluarganya pindah ke Ontario, Kanada. Kemudian, Sasha Luccioni menetap di Montreal sejak usia 21 tahun. Ketertarikannya pada bidang sains merupakan pengaruh dari ibu, nenek, dan nenek buyutnya yang berkarier di bidang tersebut.[1]
Pendidikan
Pada tahun 2010, Luccioni memperoleh gelar sarjana dalam bidang ilmu bahasa dari Universitas Paris III: Sorbonne Nouvelle. Kemudian, dia menyelesaikan gelar magister dalam bidang ilmu kognitif, dengan minor dalam pemrosesan bahasa alami, di École normale supérieure di Paris pada tahun 2012.[2] Luccioni memperoleh gelar doktor dalam bidang komputasi kognitif dari Université du Quebec à Montréal (UQAM) pada tahun 2018.
Karier
Luccioni mengawali kariernya di Nuance Communications pada tahun 2017. Pekerjaannya di perusahaan tersebut berfokus pada teknik pemrosesan bahasa alami (natural language processing) dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk meningkatkan kemampuan percakapan pada perangkat lunak komputer. Pada tahun 2018, dia bergabung dengan AI/ML Center of Excellence Morgan Stanley yang bekerja pada kecerdasan buatan (AI). Sebagai anggota pendiri Climate Change AI (CCAI) dan anggota dewan Women in Machine Learning (WiML), ia mengkatalisasi perubahan yang berdampak, menyelenggarakan acara, dan menjadi mentor bagi kelompok minoritas yang kurang terwakili dalam komunitas AI.
Setelah meraih gelar doktor pada tahun 2019, dia menjadi seorang peneliti di Université de Montréal dan Mila dan berkolaborasi dengan ilmuwan komputer, Yoshua Bengio, dalam proyek This Climate Does Not Exist untuk memvisualisasikan dampak dari perubahan iklim. Selain itu, dia juga menggabungkan keadilan dan akuntabilitas ke dalam pembelajaran mesin di Mila.
Pada tahun 2021, Luccioni sempat bekerja dengan United Nations Global Pulse dalam pengembangkan alat yang digunakan untuk memantau berbagai misinformasi yang muncul mengenai COVID-19. Kemudian, dia bergabung dengan Hugging Face yang merupakan sebuah perusahaan Prancis-Amerika yang berfokus pada AI.[3] Dia bekerja dalam menemukan cara untuk memaksimalkan dampak positif dari AI dan juga meminimalkan dampak negatif dari AI.[4] Dia berfokus pada dampak sosial dan lingkungan dari AI dengan mengembangkan alat untuk mengukur dampak AI tersebut. Selama dekade terakhir, karya yang telah dihasilkannya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak sosial dan lingkungan dari kecerdasan buatan (AI) tersebut.[5] Dia mengomunikasikan temuannya di konferensi internasional, seperti TED Talk.[6]
Penghargaan
Sasha Luccioni masuk ke dalam daftar 35 Innovators Under 35 oleh majalah MIT Technology Review pada tahun 2020. Kemudian, pada tahun 2024, dia masuk ke dalam daftar BBC 100 Women 2024.[7] Pada tahun 2024, karya Luccioni diakui oleh 100 orang paling berpengaruh dalam bidang AI versi Majalah TIME dan oleh Business Insider dalam Daftar Kekuatan AI 2024.[8][9][10]
Karya Publikasi
2024
2023
- Bloom: A 176b-parameter open-access multilingual language model
- Starcoder: may the source be with you!
- Estimating the carbon footprint of bloom, a 176b parameter language model
- Stable bias: Evaluating societal representations in diffusion models
- GPT-4 is here: what scientists think
- Evaluating the social impact of generative ai systems in systems and society
- Fair diffusion: Instructing text-to-image generation models on fairness
- Counting carbon: A survey of factors influencing the emissions of machine learning
- Into the laion’s den: Investigating hate in multimodal datasets
2022
- Data governance in the age of large-scale data-driven language technology
- You reap what you sow: On the challenges of bias evaluation under multilingual settings
- The bigscience roots corpus: A 1.6 tb composite multilingual dataset
- Measuring the carbon intensity of ai in cloud instances
- Tackling climate change with machine learning
2021
- What's in the box? a preliminary analysis of undesirable content in the common crawl corpus
- CodeCarbon: estimate and track carbon emissions from machine learning computing
2020
- Artificial intelligence cooperation to support the global response to COVID-19
- Mapping the landscape of artificial intelligence applications against COVID-19
2019
Quantifying the carbon emissions of machine learning
Proyek
- Ia menggunakan Kecerdasan Buatan untuk Memvisualisasikan Dampak Perubahan Iklim[11] Proyek ini dimulai pada tanggal 15 April 2020 dan berakhir pada tanggal 25 Februari 2021 di Kanada
Referensi
- ^ Sirois, Alexandre (2023-11-26). "Sasha Luccioni et Ravy Por: Elles n'ont pas peur de l'IA". La Presse (dalam bahasa Canadian French). Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ Luccioni, Sasha. "Curriculum Vitae". Dr Sasha Luccioni (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ "Hugging Face – The AI community building the future". huggingface.co. 2025-03-16. Diakses tanggal 2025-03-18.
- ^ "Speaker: Sasha Luccioni, Researcher in Artificial Intelligence, Climate Lead at HuggingFace | LAI". www.leadingauthorities.com. Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ "Sasha Luccioni". Sasha Luccioni (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ Luccioni, Sasha (2023-10-31), Sasha Luccioni: AI is dangerous, but not for the reasons you think (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2025-03-18
- ^ "BBC 100 Women 2024: Who is on the list this year? - BBC News". News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ Booth, Harry (2024-09-05). "TIME100 AI 2024: Sasha Luccioni". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-15.
- ^ "The 100 Most Influential People in AI 2024". TIME (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-18.
- ^ "Business Insider's 2024 AI Power List". www.businessinsider.com. Diakses tanggal 2025-03-18.
- ^ "Explorer Home". explorers.nationalgeographic.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-18.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


