Sanga Sanga

Sanga Sanga adalah merek minyak balur herbal (minyak gosok) asal Bali, Indonesia, yang diproduksi oleh PT Kutus Kutus Herbal di Gianyar. Merek ini diperkenalkan pada 2024 sebagai penerus lini Kutus Kutus melalui proses rebranding perusahaan. Selain minyak balur, Sanga Sanga juga memiliki lini produk perawatan kulit (skincare) berbasis bahan herbal.[1][2]

Sejarah

Peracik Kutus Kutus, Servasius Bambang Pranoto (kerap disapa Babe Bambang), sejak 2024 mulai memperkenalkan nama Sanga Sanga sebagai kelanjutan produknya, bersamaan dengan transformasi identitas Kutus Kutus menjadi Kutus Kutus Aksara Bali. Sejumlah liputan pada Mei 2024 mencatat peluncuran/logo baru Aksara Bali dan pengenalan Sanga Sanga, diikuti kegiatan roadshow pada Oktober 2024.[3][4][5]

Pada Februari 2025, Bambang Pranoto mengajukan gugatan pembatalan pendaftaran merek “Kutus Kutus” di Pengadilan Niaga pada PN Surabaya; langkah ini diberitakan sebagai upaya menghindari kebingungan konsumen dan menindak dugaan pendaftaran merek beriktikad buruk.[6][7]

Pada Oktober–November 2024, perusahaan melakukan roadshow pengenalan merek baru ke berbagai kota (antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Banyuwangi, Singaraja, dan Medan).[8]

Riva Effrianti, istri dari Bambang Pranoto, berperan kunci sebagai Founder dan CEO dari Sanga Sanga serta Co-Founder dan CEO PT Kutus Kutus Herbal, yang menjadi motor penggerak pengembangan produk dan strategi perusahaan.[9][10]

Legalitas

Registrasi BPOM. Basis data resmi BPOM menampilkan entri produk “SANGA SANGA MINYAK BALUR CLASSIC” terdaftar atas PT Kutus Kutus Herbal. (Nomor dan rincian tampil melalui laman pencarian dinamis BPOM).[11]

Sertifikasi halal. Pencarian di sistem BPJPH menunjukkan sertifikat halal ID00310000086160321 atas produk “Bubuk Sanga Sanga” milik PT Kutus-Kutus Herbal yang terbit 28 November 2024.[12]

Sengketa

Pada Maret 2025, pakar HKI yang dihadirkan di persidangan menilai terdapat indikasi iktikad tidak baik dalam pendaftaran merek terkait perkara Kutus Kutus di Pengadilan Niaga Surabaya; media melaporkan tergugat adalah Fazli Hasniel Sugiharto (anak sambung Bambang Pranoto). Proses hukum masih berjalan pada waktu pemberitaan.[7][13]

Referensi

  1. ^ Media, Harian Jogja Digital. "Bukan Lagi Kutus-Kutus, Produk Babe Bambang Kini Bermerek Sanga-Sanga". Harianjogja.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-14.
  2. ^ Saputra, Harian Noris (2025-05-12). "Ternyata Ini Alasan Merek Kutus-Kutus Berubah jadi Sanga-Sanga". Bisnis.com. Diakses tanggal 2025-08-14.
  3. ^ "Kutus Kutus Perkenalkan Logo dan Nama Baru dengan Aksara Bali". SINDOnews Lifestyle. Diakses tanggal 2025-08-14.
  4. ^ Hermawan, Doni (2024-05-04). "Kutus Kutus akan Perkenalkan Sanga Sanga dan Logo Baru". IDN Times Sumut. Diakses tanggal 2025-08-14.
  5. ^ Mediatama, Grahanusa (2024-05-16). "Grand Launching of Kutus Kutus Aksara Bali dan Sanga Sanga". pressrelease.id. Diakses tanggal 2025-08-14.
  6. ^ Agency, ANTARA News. "Pencetus "Kutus Kutus" ajukan gugatan pembatalan pendaftaran merek". ANTARA News Jawa Timur. Diakses tanggal 2025-08-14.
  7. ^ a b Shubekhi, M. A. "Sengketa Merek Kutus Kutus Memanas, Pakar HKI Soroti Iktikad Baik - Suara Merdeka Surabaya". Sengketa Merek Kutus Kutus Memanas, Pakar HKI Soroti Iktikad Baik - Suara Merdeka Surabaya. Diakses tanggal 2025-08-14.
  8. ^ inewsid. "PT Kutus Kutus Herbal Perkenalkan Brand Baru Sanga Sanga di Medan". https://medan.inews.id/. Diakses tanggal 2025-08-14.
  9. ^ "Transformasi Minyak Balur Kutus-Kutus Menjadi Sanga-Sanga". Rmol.id. Diakses tanggal 2025-09-30.
  10. ^ RM.ID. "Minyak Balur Kutus-Kutus Bertransformasi Jadi Sanga-Sanga". https://rm.id/. Diakses tanggal 2025-09-30.
  11. ^ "Cek Produk - Badan Pengawas Obat dan Makanan RI". cekbpom.pom.go.id. Diakses tanggal 2025-08-14.
  12. ^ bpjph.halal.go.id https://bpjph.halal.go.id/search/sertifikat?no_sertifikat=ID00310000086160321&page=1&utm_source=chatgpt.com. Diakses tanggal 2025-08-14.
  13. ^ Agency, ANTARA News. "Pakar: Sengketa jenama Kutus-Kutus di Surabaya terindikasi "bad faith"". ANTARA News Jawa Timur. Diakses tanggal 2025-08-14.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement