Samotherium
| Samotherium | |
|---|---|
| Tengkorak Samotherium | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Artiodactyla |
| Famili: | Giraffidae |
| Genus: | †Samotherium Forsyth Major, 1888 |
| Species | |
| |
Samotherium ("binatang dari Samos") adalah sebuah genus punah yang masuk famili Giraffidae. Hewan tersebut sempat hidup di Eurasia dan Afrika pada zaman Miosen dan Pliosen.[1] Samotherium memiliki dua osikon di kepalanya dan kaki panjang. Osikon tersebut biasanya berujung lancip, dan melengkung ke belakang, dengan penjantan memiliki osikon yang lebih besar dan lebih melengkung, meskipun dalam spesies Tiongkok, S. sinense, osikonnya tegak lurus, tidak ke atas. Genus tersebut sangat berkerabat dengan Shansitherium. Bukti fosil menunjukkan bahwa Samotherium memiliki rahang melingkar, yang menandakan gaya hidup mengembara dan tinggal di padang rumput. Predator umum dari hewan tersebut adalah Amphimachairodus.[2]
Pakar biologi Richard Ellis mencetuskan bahwa kerangka Samotherium digambarkan pada vas Yunani kuno sebagai monster yang beradu dengan Herakles.[3] Namun, penulis lainnya berpendapat bahwa hewan tersebut lebih nampak sebagai kerangka biawak.[4]
Referensi
- ^ a b "†Samotherium Forsyth Major 1888". Paleobiology Database. Fossilworks. Diakses tanggal 21 February 2024.
- ^ Walker, Cyril; Ward, David (2002). Fossils (Edisi 2nd American). Dorling Kindersley. hlm. 280. ISBN 0-7894-8984-8.
- ^ Ellis, Richard (2004). No Turning Back: The Life and Death of Animal Species. New York: Harper Perennial. hlm. 6. ISBN 0-06-055804-0.
- ^ Monge-Nájera, Julián (2020-01-31). "Evaluation of the hypothesis of the Monster of Troy vase as the earliest artistic record of a vertebrate fossil". Uniciencia. 34 (1): 147–151. doi:10.15359/ru.34-1.9. ISSN 2215-3470.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


