Safwan Idris


Safwan Idris adalah akademikus IAIN dan UNSYIAH dan ulama Aceh. Ia menginisiasi berjalannya pembangunan pesantren mahasiswa dan museum yang kelak diabadikan dengan nama Prof.Dr. Safwan Idris., MA. Ia juga termasuk sebagai ulama serta cendekia yang terus menyuarakan pertikaian RI dan GAM ketika konflik Aceh, dalam setiap dakwah dan orasi nya beliau acap sekali mengusulkan penyelesaian konflik lewat dialog dan cara damai.[1]

Safwan Idris lahir pada 5 september 1949 di Desa Siem, Darussalam, di wilayah kabupaten Aceh Besar. Ia merupakan anak nomor tiga dari 6 bersaudara dari Teungku Idris Muhammad dan Siti Hafsah Ali.[2] Safwan Idris juga diketahui memiliki garis darah keluarga dari ulama di wilayah Aceh Besar, ia juga bertalian erat sebagai cucu dari ulama Aceh Abuya Teungku Mudawali Al-Khalidi dari kabupaten Aceh Selatan.

Sebagai alumni pertama dari UIN Ar-Raniry yang dulunya di kenal sebagai IAIN UIN Ar-Raniry, ia memperoleh beasiswa Pendidikan Magister dan Doktor di University of Wiconsin Medison di Amerika Serikat pada tahun 1977. Usai menamatkan Pendidikan dan menyelesaikan studi meraih gelar Philosophy of Doctor (Ph.D) pada tahun 1982, Safwan Idris kembali mengabdikan diri sebagai Pembantu Dekan 1 Fakultas Tarbiah IAIN Ar Raniry.[3]

Pada tahun 1996, Prof. Dr. Safwan Idris., MA dilantik menjadi Rektor ke tujuh IAIN Ar- Raniry. Di masa kepemimpinannya, ia pernah mengirimkan lebih dari 100 tenaga pengajar untuk melanjutkan program magister dan doktor ke berbagai perguruan terbaik di dalam maupun luar negeri.[4]

Di tahun 2000 tepatnya pada 16 september sekitar pukul 06.40 menit ia di kunjungi dua orang pria yang mengaku sebagai mahasiswa datang ke kediamannya.[5] Di ruang tamu kediamannya ia ditembak oleh salah satu pemuda yang berkunjung ke rumahnya dengan pistol kaliber 280. Nyawanya tidak dapat ditolong walau sempat dirawat di Rumah sakit umum Zainal Abidin. Safwan Idris meninggal dunia ketika masih menjabat sebagai Rektor IAIN Ar-Raniry.[1]

Referensi

  1. ^ Zean, Rindu Alifa (2021-16-01). "Prof Safwan Idris". KontraS Aceh. Diakses tanggal 2025-04-26.
  2. ^ Sabri A, Sabri (2007). Biografi Ulama-Uiama Aceh Abad XX Jilid II (PDF). ProvinsI Nanggroe Aceh Darussalam: Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh. hlm. 103. ISBN ISBN : 979-9164-32-X. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. "berkas MS 151/12 - Permohonan Perpanjangan Beasiswa an. Safwan Idris dari Mobil Oil Indonesia Inc untuk meneruskan Pelajaran di Universitas Wilconsin USA". http://acehprov.sikn.go.id/index.php/permohonan-perpanjangan-beasiswa-an-safwan-idris-dari-mobil-oil-indonesia-inc-untuk-meneruskan-pelajaran-di-universitas-wilconsin-usa. ; ;
  4. ^ Iskandar, Usman (2008). biografi rektor iain ar-raniry (PDF). Banda Aceh: Ar-Raniry Press Darussalam. hlm. 127. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Hendri, Abik (17 September 2020). [20 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 16 September 2000, Ulama bergelar Profesor ini meninggal dunia setelah timah panas menyasar rahang bawah hingga tembus ke belakang kepalanya. "Prof Dr H Safwan Idris MA, Mutiara Aceh yang Gugur Karena Konflik Bersenjata"]. https://serambiwiki.tribunnews.com/. Diakses tanggal 20250426. ; ;

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement