SMK Negeri 2 Slawi
Profil Sekolah
SMK Negeri 2 Slawi secara resmi mulai berkiprah di bidang pendidikan kejuruan pertanian sejak tahun 1969 dengan nama STM Pertanian Procot, satu-satunya sekolah kejuruan bidang pertanian yang ada di Kabupaten Tegal, yang mempunyai Kampus I di pusat kota Slawi ibukota Kabupaten Tegal, dan Kampus II di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. SMK Negeri 2 Slawi telah mengalami 3 kali perubahan nama sesuai nomenklatur, yaitu STM Pertanian Procot (1969), SMT Pertanian Tegal (1978) dan menjadi SMK Negeri 2 Slawi sejak tahun 1997.[1]

Sejarah Sekolah
Ketika pertama kali didirikan dengan nama STM Pertanian Procot, sekolah ini menawarkan dua program studi saja: Jurusan Produksi (yang kini dikenal sebagai Agribisnis Produksi Pertanian) dan Jurusan Prosesing (sekarang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian). Fasilitas awalnya cukup terbatas, hanya terdiri dari tujuh ruang kelas, serta beberapa ruang penunjang seperti ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang Tata Usaha, laboratorium, dan lahan praktik yang ukurannya tidak terlalu besar. Kampus I (Procot) ini diperoleh melalui hibah dari CV. Haruman, Bandung, dengan total luas lahan 1,3 hektar.[1]
Selanjutnya, di bawah kepemimpinan Drs. Soenaryo, M.Sc. sebagai Direktur Pembinaan SMK pertama (menjabat dari 1970 hingga 1978), terjadi pengembangan dan perluasan pendidikan teknik dan kejuruan. Pengembangan ini didukung oleh dana APBN dan pinjaman luar negeri untuk memenuhi tuntutan pembangunan yang meningkat. Pada masa ini pula dilakukan perubahan nomenklatur (istilah/nama) sekolah menengah kejuruan mengikuti kaidah "DM" (contohnya, SKKA menjadi SMKK, STM menjadi SMT, dst.). Oleh karena itu, STM Pertanian Procot resmi berganti nama menjadi SMT Pertanian Tegal.[1]
Transformasi institusi terjadi seiring dengan pemberlakuan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 036/0/1997, yang menetapkan perubahan nomenklatur dari SMKTA ke SMK. Akibatnya, SMT Pertanian Tegal berevolusi menjadi SMK Negeri 2 Slawi dan mulai mengembangkan program keahlian di luar sektor pertanian. Saat ini, sekolah tersebut menyelenggarakan enam program keahlian, yang mana dua di antaranya merupakan bidang teknologi rekayasa, di samping program keahlian pertanian yang telah ada sebelumnya.[1]
SMK Negeri 2 Slawi telah mencapai perkembangan yang signifikan, ditandai dengan total 39 ruang kelas yang tersebar di dua kampus: Kampus I (Procot) dengan 25 ruang kelas dan Kampus II (Pagerbarang) dengan 14 ruang kelas. Kedua kampus juga dilengkapi dengan ruang penunjang seperti ruang Kepala Sekolah, ruang guru, dan ruang Tata Usaha. Secara khusus, Kampus II (Pagerbarang) berfungsi sebagai pusat praktik dengan fasilitas yang sangat memadai, mencakup ruang praktik untuk jurusan otomotif, mekanisasi pertanian, dan teknik mesin, serta laboratorium yang lengkap dan lahan praktik yang luas, keseluruhan mencapai 13,5 hektar. Dengan motto “Pinter, Prigel tur Bener, Dadi Andel” (Pintar, Terampil, dan Benar, Menjadi Andalan), diharapkan SMK Negeri 2 Slawi dapat benar-benar mewujudkan visinya dan memberikan kontribusi besar dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.[1]
Visi dan Misi
Visi
Menghasilkan lulusan yang berkarakter dan unggul[2]
Misi
- Mewujudkan lulusan yang memiliki karakter beriman bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif serta budaya kerja
- Mewujudkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan jiwa wirausaha di bidang pertanian dan teknologi
- Mewujudkan sekolah sebagai pusat pendidikan dan pelatihan terpadu di bidang pertanian dan teknologi
- Mewujudkan lulusan sebagai pelopor pelestarian lingkungan hidup dan beperan aktif dalam mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan[2]
Program Studi
1. Agribisnis Produksi Tanaman
2. Agribisnis Produksi Ternak
3. Agribisnis Hasil Pertanian
4. Mekanisasi Pertanian
5. Teknik Otomotif
6. Teknik Mesin
Profil Program Studi Keahlian
Agribisnis Produksi Ternak
I. Pembelajaran
Mengoperasikan Peralatan Agribisnis Ternak Unggas.Merancang Kandang dan Peralatan, Membuat Formulasi Pakan, Membuat Pakan, Mengoperasikan Kendaraan Farm, Mengelola Ayam Jantan Petelur, Menetaskan Telur, Memelihara Unggas Petelur, Memelihara Induk, Mengelola limbah Ternak, Menentukan Kelayakan Usaha, Memelihara Unggas Pedaging, Melaksanakan Pencegahan Penyakit, Merawat Ternak Sakit,Memasarkan Hasil Ternak.
II. Fasilitas
1. Kandang Ayam Pedaging Kapasitas 5000 ekor
2. Peralatan Kandang meliputi ( Pemanas Gasolic, Tempat Minum ( Otomatis dan Manual) Tempat Pakan ( Baby Chick,Feeder Tray, Tabung),
3. 4 unit Alat Vaksin Suntik),
4. 2 disetting Set
5. Mesin Pencabut Bulu
6. Freezer.
7. Mesin Tetas 5 unit,
8. Mesin Pellet,
9. Mesin Penggiling,
III. Penyalur Tenaga kerja
1. PT. Medion Bandung,
2. PT. Cemara Sewu (PT Genoa) Tegal,
3. PT. KJS (Karya Jaya Santosa) Tegal,
4. PS. Semar Jatibarang Brebes,
5. PS. Citra Tegal,
(100 % lulusan terserap di industri) dan Beberapa lulusan diterima diperguruan tinggi terkenal ( UGM, Unsoed, Unes)
IV. Prestasi Yang Telah Dicapai
1. Akreditasi A
2. Juara II LKS Tingkat Provinsi Jawa Tengan Tahun
3. Juara II LKS Tingkat Provinsi Jawa Tengan Tahun
4. Juara II LKS Tingkat Provinsi Jawa Tengan Tahun 2010
5. Juara I Lomba Guru SMK Berprestasi Tingkat Kabupaten Tegal Tahun 2015
Mekanisasi Pertanian
Mekanisasi Pertanian diartikan sebagai pengenalan dan penggunaan dari setiap bantuan yang bersifat mekanis untuk melangsungkan operasi pertanian. Bantuan yang bersifat mekanis tersebut termasuk semua jenis alat atau perlengkapan yang digerakkan oleh tenaga manusia, hewan, motor bakar, motor listrik, angin, air dan sumber energi lainnya.
Mekanisasi Pertanian dalam arti luas bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, meningkatkan produktivitas lahan dan menurunkan ongkos produksi pertanian.
Tujuan:
Menyiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja serta mengembangkan sikap profesional, khususnya yang berkaitan dengan bidang mekanisasi pertanian Menyiapkan siswa agar mampu memilih karier, berkompetisi dan mampu mengembangkan diri, khususnya yang berkaitan dengan bidang mekanisasi pertanian Menyiapkan siswa untuk mengisi tenaga kerja tingkat menengah yang mandiri ( bekerja untuk dirinya sendiri ) atau untuk mengisi kebutuhan dunia kerja yang berkaitan dengan bidang mekanisasi pertanian, saat ini dan masa mendatang. Menyiapkan tamatan agar menjadi warga Negara yang produktif, adaptif dan kreatif khususnya yang berkaitan dengan bidang mekanisasi pertanian.
Fasilitas:
Program Studi Keahlian Mekanisasi Pertanian SMK Negeri 2 Slawi memiliki fasilitas praktik bengkel kerja bangku, bengkel las, bengkel mesin perkakas, bengkel perawatan dan perbaikan traktor, bengkel teknik tanah dan air, bengkel alat mesin pascapanen dan laboratorium pengolahan hasil pertanian, laboratorium surveying dan lahan pengolahan tanah baik Lahan basah maupun lahan kering.[3]
Teknik Permesinan
Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan
Teknik kendaraan ringan adalah kompetensi keahlian bidang teknik otomotif yang menekankan keahlian pada bidang penguasaan jasa perbaikan kendaraan ringan. Kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan jasa perawatan dan perbaikan di dunia usaha/industri.
Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan secara umum mengacu pada isi Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu Secara khusus tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam:
Perawatan dan perbaikan motor otomotif Perawatan dan perbaikan sistem pemindah tenaga otomotif Perawatan dan perbaikan chasis otomotif Perawatan dan perbaikan sistem kelistrikan otomotif. Perawatan dan perbaikan sistem pengkondisi udara otomotif.
PELUANG KERJA & hubungan kerja sama:
AHM,ADM dan Toyota: Industri Esembling Auto Mobil Dan Sepeda Motor Bengkel Perawatan Dan Perbaikan Mobil Industri Pertambangan PT.Pama Persada, PT BUMA Wiraswasta[4]
Fasilitas
Lokasi Kampus Procot:
Ruang Sari buah
Ruang Roti
Ruang Nata Decoco
Ruang Showroom
Ruang Perpustakaan
Lab. Komputer
Kampus Pagerbarang
Ruang Mekanik Otomotif
Ruang Serelia
Ruang Pengasapan
Lab. Pengawasan Mutu
Lab. PHP
Lab. Fisika
Lab. Mikrobiologi
Lab. Agronomi
Lab. Peternakan
Bengkel Mekanisasi[5]
Ekstrakurikuler
Sekolah sebagai institusi pendidikan, sesungguhnya tidak hanya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan siswa dalam hal-hal yang sifatnya akademis, tetapi juga berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan kemampuan siswa dalam hal-hal yang sifatnya non-akademis. Pada tataran non-akademis inilah, sekolah harus memberikan tempat bagi tumbuh-kembangnya beragam bakat dan kreativitas. Hal itu bertujuan untuk menjadi siswa bukan hanya sebagai manusia yang memiliki kebebasan berkreasi, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik.[6]
SMK Negeri 2 Slawi, sebagai lembaga pendidikan, menyadari pentingnya hal tersebut. Salah satu aktualisasinya adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) dengan tujuan pengembanganbakat, minat, serta kreativitas yang dimiliki siswa. Pada kegiatan ekskul inilah siswa diarahkan untuk dapat memahami dan mengembangkan bakat serta kemampuannya sehingga dapat menciptakan individu yang berkarakter dan mampu mengembangkan diri sesuai keminatannya.[6]
Selain sebagai penunjang materi kurikulum, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas siswa, sekaligus untuk mengisi waktu luang mereka. Kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan kepada siswa berjumlah 20 jenis, yang dibagi dalam tiga kategori, yaitu:[6]
Bidang Keilmuan dan Keterampilan
Kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjawab pikiran kritis siswa (rasa keingintahuan siswa dalam bidang-bidang tertentu)[6]
Bidang Kesenian
Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan untuk menyalurkan bakat, minat, jiwa seni dan kreativitas[6]
Bidang Olahraga
Kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan untuk mengembangkanhobi serta bakat yang dimiliki siswa, juga untuk mengukur kemampuan siswa di bidang olahraga.[6]
Tempat pelaksanaan kegiatan ekskul, ada yang berada di lingkungan sekolah dan ada juga yang di luar sekolah. Nantinya kegiatan ekskul yang dilaksanakan di luar sekolah secara khusus adalah ekskul yang fasilitasnya tidak ada di sekolah, sepak bola dan lain-lain.[6]
Beberapa kegiatan ekstrakurikuler dipandu pelatih dari luar dan pembimbing dari guru SMK Negeri 2 Slawi. Tugas pembimbing adalah membimbing, membina, dan mengevaluasi ekskul yang dibinanya serta melaporkan perkembangan siswa yang mengikuti kegiatan ekskul kepada wali kelas. Kegiatan ekskul secara praktis dilakukan oleh siswa dengan pengajaran dan pembimbingan oleh pelatih ekskul yang profesional dalam kebidangannya[6]
Pada tahun Ajaran 2015-2016 siswa Kelas X diwajibkan untuk mengikuti ekskul Pramuka dan diizinkan untuk mengikuti ekskul yang lainnya.. Kegiatan ekskul, pada setiap siswa kelas XI dan XII dapat memilih untuk mengikuti paling sedikit satu kegiatan ekstrakurikuler.[6]
Referensi
- ^ a b c d e "Tentang Kami - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). 2017-02-04. Diakses tanggal 2025-11-27.
- ^ a b "Visi & Misi - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). 2021-11-09. Diakses tanggal 2025-11-27.
- ^ "Mekanisasi Pertanian - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). 2017-02-04. Diakses tanggal 2025-11-27.
- ^ "Teknik Permesinan - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). 2017-02-04. Diakses tanggal 2025-11-27.
- ^ "Fasilitas - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). 2017-02-04. Diakses tanggal 2025-11-27.
- ^ a b c d e f g h i "Kegiatan - SMK Negeri 2 Slawi" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-27.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


