Ruddi Setiawan

Ruddi Setiawan
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri
Mulai menjabat
27 Februari 2026
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir24 September 1974 (umur 51)
Surabaya, Jawa Timur
AlmamaterAkademi Kepolisian (1996)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas1996—sekarang
Pangkat Brigadir Jenderal Polisi
NRP74090544
SatuanReserse
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Brigjen. Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. (lahir 24 September 1974) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 27 Februari 2026 mengemban amanat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri.

Ruddi, lulusan Akpol 1996 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah sebagai Direktur Narkotika BNN RI.

Perjalanan Karir

Pak Ruddi, begitu beliau akrab disapa, punya perjalanan karier yang penuh dedikasi. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 dan telah mengabdi di kepolisian selama hampir tiga dekade. Dari awal bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya hingga memimpin beberapa Polres penting seperti Badung dan Denpasar, beliau selalu mengedepankan pendekatan yang tegas tetapi tetap humanis. Kepeduliannya terhadap masyarakat tecermin dalam berbagai tugas, terutama di bidang reserse dan pemberantasan narkoba.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk terus belajar dan berkembang, pada tahun 2025 Pak Ruddi mengikuti pendidikan lanjutan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) selama tiga bulan, mulai Mei hingga Agustus. Pendidikan ini bertujuan untuk memperluas wawasan beliau dalam hal strategi pertahanan dalam dan luar negeri, serta memperkuat sinergitas antar institusi, yang menjadi fondasi penting dalam tugas-tugas kenegaraan di bidang keamanan nasional.

Tidak hanya dikenal di kalangan kepolisian, Pak Ruddi juga sempat mencuri perhatian publik lewat keikutsertaannya dalam film “Tanpa Ampun”—sebuah film aksi bertema pemberantasan kejahatan yang mengangkat sisi perjuangan aparat hukum dari dekat. Meski tampil di layar lebar, beliau tetap konsisten menyampaikan bahwa panggilan utamanya adalah mengabdi untuk negara dan melindungi masyarakat.

Di balik jabatan dan tanggung jawab besar yang diemban, Pak Ruddi tetap dikenal sebagai pribadi yang hangat, mudah didekati, dan rendah hati. Ia kerap menyapa anggota dan masyarakat dengan senyum, serta tak segan turun langsung ke lapangan. Baginya, keberhasilan bukan sekadar soal jabatan, tapi seberapa besar dampak positif yang bisa diberikan kepada sesama.

Pada Februari 2026, Ruddi dimutasi menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri.

Riwayat Jabatan

  • Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
  • Pamen Polda Metro Jaya (2011)
  • Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2013)
  • Kapolsek Metro Penjaringan Polrestro Jakut Polda Metro Jaya (2015)
  • Kapolres Badung Polda Bali (2016)
  • Wadirreskrimsus Polda Bali (2017)
  • Kapolresta Denpasar Polda Bali (2018)
  • Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. II Bareskrim Polri (2020)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri (2020)
  • Dirresnarkoba Polda Aceh[1][2] (2021)
  • Direktur Intelijen BNN (2022)
  • Direktur Narkotika BNN (2024)
  • Kapuslitbang Polri (2026)

Referensi

Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. F.X. Surya Kumara
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri
2026—sekarang
Petahana


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement