Roma 11

Roma 11
Surat Roma 11:33-12:5 pada Codex Carolinus edisi Tischendorf (Monumenta, halaman 155).
KitabSurat Roma
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
6

Roma 11 (disingkat Rom 11) adalah bagian Surat Paulus kepada Jemaat di Roma dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus, ketika ia berada di Korintus pada pertengahan tahun 50-an M,[1] dengan bantuan seorang amanuensis (sekretaris), Tertius, yang menambahkan salamnya sendiri dalam Roma 16:22.[2][3][4]

Bab ini menyimpulkan bagian surat di mana "Santo Paulus mengajarkan kita tentang pemeliharaan abadi Tuhan"[5] dengan mengacu secara khusus pada orang-orang pilihan, Israel (Roma 9:11),[6] yang telah menjadi tidak taat (Roma 11:31),[7] dan sebagai gantinya telah dipilih suatu sisa (Roma 11:5) [8] dan dicangkokkan pada tempatnya (Roma 11:17-24).

Teks

Roma 11:33-12:1 pada Codex Carolinus edisi Knittel

Struktur

Pembagian isi pasal:

Ayat 36

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia (=Allah), dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya![9]

Walaupun orang masih belum mengerti semua apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam bagian ini, atau dalam seluruh pasal 1-11, tetapi kalau sudah mengikuti jalan pikirannya dari pasal ke pasal, maka orang Akan sudah mulai menyadari besarnya kemuliaan Allah, dan mulai mengerti bahwa Dia layak dipuji selama-lamanya. Orang-orang bukan Yahudi harus sadar bahwa mereka diselamatkan sebagai bagian dari rencana Allah untuk menyelamatkan Israel. Kesadaran ini akan menjadi dorongan agar mereka menerapkan kebenaran-kebenaran mengenai kepenuhan hidup yang diuraikan dalam pasal 5-8. Israel harus sadar bahwa Allah mau membenarkan mereka melalui iman, bukan dengan perbuatan mereka. Baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi harus mengerti bahwa tidak ada orang "yang pernah memberikan sesuatu kepadaNya, sehingga Ia harus menggantikannya." Segala sesuatu yang kita punya adalah karena kemurahanNya. Maka oleh karena itu, layaklah kalau Paulus mendasari uraian kehendak Allah, yaitu pasal 12-16, pada kemurahan Allah.[10]

Referensi

  1. ^ Hill 2007, hlm. 1084.
  2. ^ Donaldson, Terence L. (2007). "63. Introduction to the Pauline Corpus". Dalam Barton, John; Muddiman, John (ed.). The Oxford Bible Commentary (Edisi first (paperback)). Oxford University Press. hlm. 1077. ISBN 978-0199277186.
  3. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  4. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
  5. ^ Luther, M., Preface to the Letter of St. Paul to the Romans, translated by Andrew Thornton, OSB, 1983, accessed on 14 October 2024
  6. ^ Roma 9:11
  7. ^ Roma 11:31
  8. ^ Roma 11:5
  9. ^ Roma 11:36
  10. ^ Hagelberg, Dave. Tafsiran Roma: dari bahasa Yunani. Jakarta: Yayasan Kalam Hidup. 2004.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement