Rina Laden Mering

Rina Laden Mering (20 November 1951 – 30 November 2023) adalah seorang tokoh perempuan Dayak dari Kalimantan Timur yang dikenal aktif dalam bidang pendidikan, sosial, dan pelestarian budaya masyarakat adat Dayak. Ia juga merupakan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur serta dosen bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (FKIP Unmul).[1]

Kehidupan dan Karier

Rina Laden Mering berasal dari etnis Dayak Benuaq dan dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya di Kalimantan Timur. Ia mengabdikan sebagian besar hidupnya sebagai pendidik, khususnya sebagai dosen bahasa Inggris di FKIP Universitas Mulawarman. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur.[1]

Di bidang organisasi, Rina Laden Mering dipercaya sebagai Ketua Harian Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) serta terlibat dalam Dewan Adat Dayak Kalimantan. Perannya dalam organisasi tersebut berkaitan dengan penguatan identitas budaya serta advokasi masyarakat adat di wilayah Kalimantan Timur.[2]

Peran dalam Pelestarian Budaya

Rina Laden Mering bersama suaminya, Laden Mering, dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam pengembangan Desa Budaya Pampang di Samarinda, yang kemudian menjadi salah satu destinasi budaya yang dikenal hingga tingkat internasional. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan pusat budaya, termasuk pendirian lou (rumah adat) sebagai pusat kebudayaan Dayak Benuaq di Kalimantan Timur.[2]

Selain itu, ia turut berperan dalam kegiatan-kegiatan adat dan budaya, termasuk menjadi ketua panitia dalam pembangunan pusat budaya Sempekat Tonyooi Benuaq (STB) di Samarinda pada tahun 2023.[2]

Kehidupan Pribadi

Rina Laden Mering merupakan istri dari tokoh adat Dayak, Laden Mering. Dari pernikahannya, ia dikaruniai tujuh orang anak dan sejumlah cucu. Keluarganya dikenal aktif dalam berbagai bidang pemerintahan dan sosial di Kalimantan Timur.[2]

Meninggal

Rina Laden Mering meninggal dunia pada 30 November 2023 di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda. Kepergiannya dikenang sebagai kehilangan bagi masyarakat Dayak, khususnya di Kalimantan Timur, mengingat kontribusinya dalam bidang pendidikan dan pelestarian budaya.[1]

Referensi

  1. ^ a b c "Rina Laden, Tokoh Perempuan Dayak Aktif di Dunia Pendidikan Tutup Usia". Rina Laden, Tokoh Perempuan Dayak Aktif di Dunia Pendidikan Tutup Usia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-12.
  2. ^ a b c d "Laden, Rina, dan Lou Benuaq | MEDIA KALTIM". 2023-07-05. Diakses tanggal 2026-04-12.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement