Revolusi Fisik

Revolusi Fisik merupakan salah satu masa yang sangat penting dan menentukan dalam sejarah Indonesia. Bukan hanya sekadar kepingan puzzle penting dalam sejarah Indonesia, tetapi revolusi menjadi suatu komposisi heroik dalam persepsi bangsa Indonesia itu sendiri. Revolusi Fisik terjadi pada masa Kekosongan kekuasaan (Vacuum of power) sampai adanya upaya penjajahan kembali yang dilakukan oleh bangsa Kolonial pada tahun 1945-1949. Bangsa Kolonial ini merajuk pada negara Inggris, Belanda, beserta kroninya. Perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dalam Revolusi Fisik ini merupakan bentuk perlawanan yang sistematis yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat bangsa dan negara. Perlawanan tersebut didasarkan pada sikap nasionalisme maupun spirit keagamaan.[1][2]

Oleh karena itu, revolusi diartikan sebagai bentuk rekstrukturisasi fundamental dari sistem politik dengan kekerasan pada waktu yang relatif singkat.[3][1][2]

Revolusi Fisik sering diartikan sebagai bagian dari Revolusi sosial atau secara umum merupakan bagian dari Revolusi Nasional Indonesia[2][1]

Pranala

Referensi

  1. ^ a b c Kurniawan, Redwan (2023). "PERANAN KH MA'RUF MANGUNWIYOTO PADA MASA REVOLUSI FISIK DI SURAKARTA (1945-1949)". DIAKRONIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sejarah (dalam bahasa Inggris). 17 (1): 49–52. ISSN 1693-0207.
  2. ^ a b c Kurniawan, Redwan (2023). "DARI ULAMA HINGGA PEJUANG: PERANAN KH MA'RUF MANGUNWIYOTO PADA MASA REVOLUSI FISIK DI SURAKARTA (1945-1949)".
  3. ^ Reid, Antony (1996). Revolusi Nasional Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. hlm. 5. ISBN 9789794163689. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement