Rasio daya dukung California
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Rasio daya dukung California (dalam bahasa Inggris : California bearing ratio) merupakan ukuran empiris terhadap kekuatan subgrade (lapisan dasar) suatu jalan, atau area beraspal lainnya, serta bahan yang digunakan dalam konstruksinya. Metode ini pertama kali dikembangkan oleh California Division of Highways untuk keperluan rekayasa jalan raya.[1][2][3][4]
Definisi
Nilai CBR diperoleh dari perbandingan antara beban yang diperlukan untuk menembus sampel tanah hingga kedalaman tertentu dengan beban yang dibutuhkan untuk menembus batu kerikil standar (crushed stone) pada kedalaman yang sama.[3]
p adalah tekanan yang diukur pada tanah situs dan ps adalah tekanan pada batu kerikil standar.[5] Uji ini bukan secara langsung mengukur modulus elastik atau kekuatan geser (shear strength), melainkan memberikan ukuran gabungan dari kemampuan menahan penetrasi dan kekakuan permukaan material.[6][7]
Prosedur Uji
Pelaksanaan uji CBR melibatkan pengisian cetakan silinder (biasanya diameter sekitar 150 mm) dengan sampel tanah yang telah dikompak hingga kondisi densitas dan kelembaban yang ditentukan, kemudian sebuah piston atau plunger standar (diameter ~50 mm) ditekan ke dalam sampel dengan kecepatan konstan (sekitar 1,25 mm/menit) hingga penetrasi tertentu (biasanya 2,5 mm dan 5,0 mm). Setelah nilai beban untuk masing‑masing penetrasi dicatat, beban tersebut dibandingkan dengan beban standar untuk batu kerikil untuk mendapatkan persentase CBR. Jika nilai pada penetrasi 5 mm lebih tinggi daripada pada 2,5 mm, maka nilai 5 mm dapat digunakan sebagai acuan.[8][9]
Aplikasi
Nilai CBR digunakan dalam desain pavemen fleksibel sebagai salah satu parameter kekuatan subgrade atau lapisan sub‑base. Semakin tinggi nilai CBR, semakin kuat material dan memungkinkan ketebalan lapisan jalan yang dirancang bisa lebih tipis.[1] Contoh rentang nilai CBR digunakan pada penilaian tanah lempung, yang biasanya memiliki CBR sangat rendah (sekitar 2% atau kurang), sedangkan pasir atau kerikil yang baik bisa memiliki nilai puluhan persen.[3][5] Karena nilai CBR sangat dipengaruhi oleh kondisi kompaksi dan kelembaban, pengujian harus dilakukan dengan kontrol yang ketat agar hasil dapat diandalkan dalam desain teknik.[2]
Keterbatasan
Karena sifatnya empiris dan bersifat penetrasi statis, uji ini tidak secara langsung mengukur modulus elastik atau respon dinamis material seperti yang terjadi di lapangan.[7] kondisi uji seperti kepadatan kompaksi, kelembaban, dan ukuran maksimum partikel berpengaruh besar terhadap hasil, sehingga nilai yang diperoleh harus ditafsirkan dengan hati‑hati. Contohnya, standar menyebutkan bahwa bila ukuran maksimum partikel melebihi 19 mm, maka diperlukan modifikasi.[10] Penerapan di lapangan (in‑situ) sering kali lebih kompleks karena variabilitas kondisi tanah, lapisan, kelembaban musiman, dan deformasi yang terjadi akibat lalu lintas, sehingga korelasi antara nilai laboratorium dan kondisi nyata memerlukan pengalaman atau metode tambahan. Maka dalam praktik teknik jalan modern sering kali nilai CBR digunakan bersama dengan metode lain.[1][11]
Referensi
- ^ a b c "California Bearing Ratio (CBR) Tests: Procedure & CBR Values". www.tensarinternational.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ a b "California Bearing Ratio (CBR) Values and Why They Matter". www.tensarcorp.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ a b c "California Bearing Ratio – Pavement Interactive" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ User, Super. "California Bearing Ratio test". www.geotechdata.info (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ a b "California Bearing Ratio (CBR) value: A crucial step in road foundation design". www.strataglobal.com (dalam bahasa American English). 2024-04-04. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ Caicedo Bernardo; Mendoza Cristhian (2015). Geotechnical behaviour of unpaved roads: understanding the CBR test. IOS Press. doi:10.3233/978-1-61499-603-3-95.
- ^ a b INC, Envirotac (2024-10-21). "All You Need to Know about the California Bearing Ratio Test". Envirotac (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Selection of method for determining CBR value". www.cbrtesting.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "CBR Test Procedure - California Bearing Ratio for Road Design". www.aboutcivil.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Standard Test Method for California Bearing Ratio (CBR) of Laboratory-Compacted Soils". store.astm.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ pinnacleadmin (2025-02-24). "A Comprehensive Guide to the CBR Testing Procedure". CBR Testing (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-04.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


