Ragit

Ragit adalah sebuah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung terigu, air, telur, dan garam. Makanan tersebut biasanya dimakan dengan kari ayam atau sapi. Makanan tersebut memiliki kemiripan dengan roti jala.[1]

Ragit adalah makanan yang hanya tersedia selama bulan suci Ramadan.[2]

Sejarah ragit diyakini berawal dari kedatangan pedagang India ke Bumi Sriwijaya sekitar abad ke-7 SM. Hal ini terlihat dari kemiripan bentuk dan cara penyajiannya dengan martabak khas India. Saat ini, meskipun Ragit lebih umum dijumpai selama bulan Ramadan, beberapa tempat di Palembang tetap menyajikannya sepanjang tahun. Salah satu lokasi yang masih mempertahankan tradisi ini adalah Komunitas Pedagang Arab di kawasan Pasar Kuto, Kuto Baru, dan Sayangan.[3]

Referensi

  1. ^ https://www.antaranews.com/berita/865578/ragit-kuliner-khas-palembang-paling-diburu-saat-ramadhan
  2. ^ Saroh 23 Maret 2023.
  3. ^ Times, I. D. N.; Wiyanti, Natasha. "5 Fakta Ragit Jalo, Kue Jaring Kuah Kari Khas Palembang". IDN Times (dalam bahasa In-Id). Diakses tanggal 2025-02-22. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Daftar Pustaka


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement