Raffaele Pettazzoni

Raffaele Pettazzoni (3 Februari 1883 – 8 Desember 1959) adalah seorang sejarawan agama, profesor, dan antropolog asal Italia yang banyak berjasa dalam membentuk disiplin sejarah agama sebagai bidang studi mandiri.[1]

Biografi

Pettazzoni lahir pada 3 Februari 1883 di kota kecil San Giovanni in Persiceto, dekat Bologna, dan sejak muda sudah tertarik pada teks-teks kuno serta benda-benda peninggalan agama yang tersimpan di museum-museum setempat.[1]

Masa studinya di Universitas Bologna memberi dasar kuat dalam filologi klasik. Pada 1905 ia menyelesaikan disertasi tentang agama Yunani kuno, yang langsung menunjukkan kecenderungannya untuk selalu kembali ke sumber asli, baik naskah maupun relief batu, ketimbang sekadar mengutip pendapat orang lain.[2]

Tahun 1923 menjadi titik penting dalam kariernya. Ia berhasil mendirikan Cattedra di Storia delle Religioni di Universitas Roma La Sapienza, jurusan akademik pertama di Italia yang khusus mempelajari sejarah agama secara ilmiah. Di sana ia mengajar selama tiga puluh tahun, hingga pensiun pada 1953. Ruang kuliahnya sering penuh karena ia suka membawa mahasiswa ke museum untuk membaca langsung prasasti Mesopotamia atau papirus Mesir, bukan hanya membaca buku teks.[3]

Pettazzoni juga mendirikan jurnal Studi e Materiali di Storia delle Religioni pada 1925. Sampai sekarang jurnal itu tetap menjadi rujukan penting bagi para peneliti di Eropa. Buku-bukunya yang paling sering dikutip adalah La religione nella Grecia antica fino ad Alessandro (1921) dan Dio: Formazione e sviluppo del monoteismo (1922). Di dalamnya ia menelusuri bagaimana gagasan tentang dewa tertinggi muncul di berbagai kebudayaan, tanpa menganggap monoteisme selalu lebih “maju” daripada politeisme.

Ia memperkenalkan istilah omniscience divine (pengetahuan ilahi yang menyeluruh) sebagai ciri khas dewa-dewa agung di masyarakat prasejarah. Pettazzoni kerap mengkritik teori James Frazer yang terlalu longgar, dan meski berbeda pendapat dengan Mircea Eliade soal fenomenologi, ia tetap menghargai usaha membangun disiplin yang bebas dari dogma gereja.[3]

Sepanjang hidupnya ia melatih banyak murid yang kemudian menjadi profesor, seperti Angelo Brelich dan Ugo Bianchi. Setelah ia wafat pada 1959, jurusan yang ia dirikan di Roma terus berjalan, dan cara mengajarnya yang selalu menekankan sumber primer masih dipakai di banyak universitas Italia hingga kini.[1]

Referensi

  1. ^ a b c "Raffaele Pettazzoni". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 2025-11-07.
  2. ^ "Pettazzoni, Raffaele (1883–1959)". Who Was Who in Indology. Diakses tanggal 2025-11-07.
  3. ^ a b "The Legacy of Raffaele Pettazzoni". Taylor & Francis Online. Diakses tanggal 2025-11-07.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement