Pondok Cinta
| Pondok Cinta | |
|---|---|
| Sutradara | Wim Umboh |
| Produser | Ferry Angriawan |
| Skenario | Satmowi Atmowiloto |
Berdasarkan | Pondok Cinta di Atas Angin oleh Nina Pane |
| Pemeran | |
| Penata musik | Idris Sardi |
| Sinematografer | Harry Simon |
| Penyunting | Emil Callebaute |
Perusahaan produksi | PT. Virgo Putra Film |
Tanggal rilis | 1985 |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Pondok Cinta adalah film Indonesia tahun 1985 yang disutradarai oleh Satmowi Atmowiloto dan dibintangi oleh El Manik dan Zoraya Perucha.
Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Pondok Cinta di Atas Angin karya novelis Indonesia, Nina Pane.
Sinopsis
Meski ditentang keluarganya, Krismanto (El Manik) akhirnya menikah juga dengan Istia (Zoraya Perucha). Perbedaan latar belakang suami istri yang cukup besar, membuat jalannya perkawinan tersendat-sendat, apalagi ibu dan adik-adik Kris, selalu ikut campur tangan pada keluarga muda ini. Istia yang menyabar-nyabarkan diri, akhirnya tak tahan juga ketika tahu Kris sering main gila dengan perempuan lain. Namun, Istia tidak bisa berpisah dengan Kris, karena Kris tidak mau menceraikan istrinya. Akibatnya ia tak mau lagi melayani suaminya. Hidupnya diabdikan untuk merawat dan membesarkan Dina (Vivi Samodra), sebagai pekerja sosial, mengajar menjahit di sebuah panti yatim piatu. Di sinilah ia berjumpa dengan Bahar (Frans Tumbuan), perjaka cukup umur yang belum juga kawin, idealisme dan mempunyai selera yang sama. Ternyata Bahar pengidap penyakit leukemia yang menyebabkan ia tidak segera kawin. Ketika akhirnya Bahar meninggal, Istia bersikeras pisah dari suaminya.[1]
Penghargaan dan nominasi
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 1986 | Festival Film Indonesia | Pemeran Utama Wanita Terbaik | Zoraya Perucha | Nominasi |
| Pemeran Pendukung Pria Terbaik | Frans Tumbuan | Nominasi | ||
| Pemeran Pendukung Wanita Terbaik | Rima Melati | Nominasi |
Referensi
- ^ Laman Pondok Cinta[pranala nonaktif permanen], diakses pada 24 Januari 2010
Pranala luar
- (Indonesia) [email protected][pranala nonaktif permanen]
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


