Polisi anti huru hara
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Polisi anti huru-hara, adalah polisi yang dilatih, dikerahkan, dan diperlengkapi untuk menghadapi kerusuhan, atau menghadapi unjuk rasa massa.
Mereka menggunakan berbagai alat seperti tameng huru hara, helm, pelindung tubuh, tongkat, gas air mata dan meriam air untuk melindungi diri dan membubarkan massa dengan damai.
Polisi anti huru hara bisa berupa polisi yang bertugas sebagai pengaman kerusuhan untuk mengamankan suatu kerusuhan untuk menghindari keributan dan mengamankan para pengunjuk rasa. Polisi anti huru hara adalah unit yang terpisah dari unit yang terpisah yang diorganisasikan di dalam atau sejajar dengan kepolisian biasa. Polisi anti huru hara bisa digunakan dalam kondisi tertentu, tetapi setiap tujuannya selalu berbeda. Mereka dapat digunakan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang sudah bersifat anarkis, untuk menjaga ketertiban umum atau mencegah tindakan kriminalitas di suatu daerah. Militerisasi kepolisian modern telah membawa perlengkapan huru hara yang bersifat militeristik yang bisa memudahkan para anggota mudah membubarkan massa dengan mudah, melampaui tugas kepolisian yang normal.[1]
Referensi
- ^ Lawson, Edward (2019). "TRENDS: Police Militarization and the Use of Lethal Force". Political Research Quarterly. 72 (1): 177–189. doi:10.1177/1065912918784209. ISSN 1065-9129. JSTOR 45276899.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


