Platform HEARTECT Suzuki
| Platform HEARTECT Suzuki | |
|---|---|
| Informasi | |
| Produsen | Suzuki |
| Masa produksi | 2014-sekarang |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | Kei Car City Car Mobil subkompak MPV Mini MPV Kompak SUV crossover subkompak |
| Tata letak | Mesin depan, Penggerak roda depan Mesin depan, Penggerak semua roda |
Platform HEARTECT merupakan platform otomotif yang mendukung beragam model Suzuki sejak 2014.[1]
Konstruksi
Platform ini diklaim menggunakan "Advanced High Tensile Steel" dan "Ultra High Tensile Steel", yang bermaksud meningkatkan keselamatan penumpang apabila terjadi tabrakan.[2] Suzuki juga mengklaim bahwa platform ini meningkatkan kekakuan bodi, sehingga meningkatkan pengendalian dan kualitas berkendara. Selain itu, dengan reduksi beban hingga 30 kg (66 pon), platform ini juga memperbaiki rasio berat-tenaga (PWR).[2][3][4]
Platform ini memakai suspensi depan berjenis MacPherson strut.[1]
Platform yang dikhususkan untuk mobil bertenaga listrik baterai dengan nama HEARTECT-e pertama kali diperkenalkan pada 2024 melalui e Vitara.
Aplikasi
Kei car
- Suzuki Alto / Mazda Carol (HA36S/V) (2014 - 2021)
- Suzuki Alto / Mazda Carol (HA37/97) (2021 - sekarang)
- Suzuki Alto Lapin (2015 - sekarang)
- Suzuki WagonR / Mazda Flair (2017 - sekarang)
- Suzuki Spacia / Mazda Flair Wagon (MK53S) (2017 - 2024)
- Suzuki Spacia / Mazda Flair Wagon (MK54S) (2024 - sekarang)
- Suzuki Hustler / Mazda Flair Crossover (2020 - sekarang)
- Suzuki WagonR Smile (2021 - sekarang)
-
Suzuki Hustler -
Suzuki Alto (HA36S/V)
-
Suzuki Alto (HA37/97) -
Suzuki Alto Lapin
-
Suzuki WagonR (Kei) -
Suzuki Spacia (MK53S) -
Suzuki Spacia (MK54S) -
Suzuki WagonR Smile
Mobil subkompak
- Suzuki Baleno / Toyota Glanza / Starlet (WB1) (2015 - 2022)
- Suzuki Baleno / Toyota Glanza / Starlet (WB2) (2022 - sekarang)
- Suzuki Solio / Mitsubishi Delica D:2 (MA26S/36S/46S) (2015 - 2020)
- Suzuki Solio / Mitsubishi Delica D:2 (MA27S/37S/D7S) (2015 - sekarang)
- Suzuki Ignis (2016 - sekarang)
- Suzuki Swift (A2L) (2016 - 2023)
- Suzuki Swift (AOL) (2023 - sekarang)
- Suzuki DZire (2017 - 2024)
- Suzuki DZire (2024 - sekarang)
- Suzuki Xbee (2017 - sekarang)
- (Maruti) Suzuki WagonR (2019 - sekarang)
- Suzuki S-Presso (2019 - sekarang)
- Suzuki Celerio / Toyota Vitz (2021 - sekarang)
- (Maruti) Suzuki Alto K10 (2022 - sekarang)
- Suzuki Fronx / Toyota Urban Cruiser Taisor / Starlet Cross (2023 - sekarang)
-
Suzuki Baleno (WB1) -
Suzuki Baleno (WB2) -
Suzuki Solio (MA26S/36S/46S) -
Suzuki Solio (MA27S/37S/D7S) -
Suzuki Ignis -
Suzuki Swift (A2L) -
Suzuki Swift (AOL) -
Suzuki DZire (gen 3) -
Suzuki DZire (gen 4) -
Suzuki Xbee -
(Maruti) Suzuki WagonR -
Suzuki S-Presso -
Suzuki Celerio -
(Maruti) Suzuki Alto K10 -
Suzuki Fronx
Mobil kompak
- Suzuki Ertiga / Toyota Rumion (2018 - sekarang)
- Suzuki Grand Vitara / Toyota Urban Cruiser Hyryder (2022 - sekarang)
- Suzuki XL7 / XL6 (2019 - sekarang)
-
Suzuki Ertiga -
Suzuki XL7/XL6
Mobil listrik
- Suzuki e-Vitara / Toyota Urban Cruiser BEV (2025 - sekarang)
-
Suzuki e-Vitara
Referensi
- ^ a b "スズキの次世代テクノロジー ハーテクト | スズキ". スズキの次世代テクノロジー ハーテクト | スズキ (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 2020-05-17.
- ^ a b "Understanding Maruti Suzuki's HEARTECT platform". Overdrive (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-17.
- ^ GridOto.com. "Banyak Dipakai di Mobil Baru Suzuki, Apa Sih Maksudnya Platform HEARTECT? - GridOto.com". www.gridoto.com. Diakses tanggal 2020-05-17.
- ^ "How has Maruti Suzuki made its HEARTECT platform India-oriented?". Moneycontrol. Diakses tanggal 2020-05-17.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


