Peter Takeo Okada
Peter Takeo Okada | |
|---|---|
| Uskup Agung Tokyo | |
Okada pada 2015 | |
| Nama asal | 岡田 武夫 |
Keuskupan agung | Tokyo |
| Penunjukan | 17 Februari 2000 |
Awal masa jabatan | 2000 |
Masa jabatan berakhir | 25 Oktober 2017 |
| Pendahulu | Peter Shirayanagi |
| Penerus | Tarcisio Isao Kikuchi, S.V.D. |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 3 November 1973 oleh Peter Shirayanagi |
Tahbisan uskup | 16 September 1991 oleh Peter Shirayanagi |
| Peringkat | Uskup Agung |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Oktober 1941 Ichikawa, Chiba, Jepang |
| Meninggal | 18 Desember 2020 (umur 79) Tokyo, Jepang |
| Kewarganegaraan | Jepang |
| Denominasi | Katolik |
Jabatan sebelumnya | Uskup Urawa (1991-2000) |
| Almamater | Universitas Tokyo |
Peter Takeo Okada (岡田 武夫, Okada Takeo, 24 Oktober 1941 – 18 Desember 2020) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Jepang yang menjabat sebagai Uskup Agung Tokyo dari 2000 sampai 2017.
Okada lahir di Ichikawa, Prefektur Chiba. Ia lulus dari Universitas Tokyo dengan gelar Sarjana Hukum. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 3 November 1973. Pada 15 April 1991, ia diangkat menjadi uskup Urawa oleh Paus Yohanes Paulus II. Ia meraih penahbisan episkopal pada 16 September 1991 dari Seiichi Shirayanagi, didampingi Uskup Agung Paul Hisao Yasuda dan Francis Xavier Kaname Shimamoto.
Setelah pengunduran diri awal Kardinal Shirayanagi, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi Uskup Agung Tokyo pada 12 Juni 2000.[1] Penugasannya dimulai pada 3 September 2000. Ia menjadi presiden Konferensi Waligereja Jepang.
Pada 27 Oktober 2012, Paus Benediktus XVI mengangkat Okada menjadi anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antar-Agama.[2]
Pada Januari 2011, Takhta Suci mencabut keputusan para uskup Jepang untuk menangguhkan kegiatan gerakan awam kontroversial, Jalan Neokatekumen, selama lima tahun.[3]
Pada 27 Juli 2013, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Saitama.[4]
Paus Fransiskus menerima pengunduran dirinya pada 25 Oktober 2017, dan mengangkat Uskup Tarcisio Isao Kikuchi, S.V.D. dari keuskupan Niigata untuk menggantikannya.[5]
Okada meninggal pada 18 Desember 2020 di Tokyo.[6] Ia berusia 79 tahun.[7]
Referensi
- ^ "Rinunce e Nomine, 12.06.2000" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. June 12, 2000. Diakses tanggal 26 October 2017.
- ^ "Rinunce e Nomine, 27.10.2012" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. October 27, 2012. Diakses tanggal 26 October 2017.
- ^ "Holy See overrules Japanese bishops on Neocatechumenal Way". 10 January 2011. Diakses tanggal 26 October 2017.
- ^ "Rinunce e Nomine, 27.07.2013" (Press release). Holy See Press Office. July 27, 2013. Diakses tanggal 26 October 2017.
- ^ "Pope appoints a new bishop to Archdiocese of Tokyo, Japan". Vatican Radio. 26 October 2017. Diakses tanggal 26 October 2017.
- ^ Archdiocese of Tokyo
- ^ "訃報:ペトロ岡田武夫名誉大司教" (dalam bahasa Japanese). 18 December 2020. Diakses tanggal 27 May 2021. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Pranala luar
- (Inggris) Entri Peter Takeo Okada pada situs web Catholic-Hierarchy
- (Inggris) Entri Peter Takeo Okada pada situs web Giga Catholic
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Francis Xavier Kaname Shimamoto |
Uskup Urawa 1991—2000 |
Diteruskan oleh: Marcellino Taiji Tani |
| Didahului oleh: Peter Seiichi Kardinal Shirayanagi |
Uskup Agung Tokyo 2000—2017 |
Diteruskan oleh: Tarcisio Isao Kikuchi S.V.D. |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


