Pesanggrahan Purwareja
Pesanggrahan Purwareja (bahasa jawa: ꦥꦱꦁꦒꦿꦃꦲꦤ꧀ꦥꦸꦂꦮꦫꦼꦗ translit. Pasanggrahan Purwareja) atau Situs Gedong Pusaka (ꦒꦼꦝꦺꦴꦁꦥꦸꦱꦏ translit. Gedhong Pusaka) terletak di Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, dengan koordinat -7.808153, 110.403728, sekitar 400 m di tenggara Kantor Kalurahan Banguntapan. Pesanggrahan Purwareja dibangun setelah Sri Sultan Hamengku Buwono II naik tahta. Peninggalan pesanggrahan ini terdapat di beberapa tempat yang cukup berjauhan. Selain itu, ada peninggalan lain yang berhubungan yang jaraknya sekitar 500 meter ke arah barat laut dari lokasi ini, yaitu Gapuro Gedongkuning Bagian Timur, Gapuro Gedongkuning Bagian Barat, serta Pasiraman Manuk Beri. Gapuro Gedongkuning dapat dilihat di Gang Harjuna di sebelah timur Jalan Gedongkuning. Sedangkan, Pasiraman Manuk Beri berada di tanah pekarangan penduduk di Kelurahan Rejowinangun yang terletak di sebelah barat Jalan Gedongkuning. Gapuro Gedongkuning Bagian Barat sudah dipindahkan dari tempat semula di sebelah barat jalan, sedangkan yang Bagian Timur masih terletak di lokasi awalnya meskipun hanya sebagian gapura saja.
Jalur untuk mengakses hingga ke lokasi pesanggrahan cukup terbatas, karena harus melewati pemukiman warga dan pematang sawah. Pesanggrahan Purwareja diperkirakan dibangun bersamaan dengan Pesanggrahan Rejawinangun. Disebut gedong pusoko, mungkin dahulunya sebagai tempat penyimpanan benda-benda pusaka Keraton Yogyakarta. Konon, di dalam Situs Gedong Pusoko terdapat mata air, tetapi sekarang sudah tidak ada. Dilihat dari struktur tembok, terlihat bahwa bangunan ini dulunya besar dan megah.[1][2]
Referensi
- ^ XMLThemes. "GEDONG PUSOKO". Kerabat Keliling Jogja. Diakses tanggal 2026-01-25.
- ^ "Pesanggrahan Rejakusuma dan Purwareja yang Kini Tinggal Tersisa Sedikit Peninggalannya (Pesanggrahan Bagian VI)". budaya.jogjaprov.go.id. Diakses tanggal 2026-01-25.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


