Pertempuran Sungai Duyon

Pertempuran Sungai Duyon adalah pertempuran laut antara pasukan Portugis yang dipimpin oleh Nuno Álvares Botelho, yang terkenal di Portugal sebagai salah satu komandan besar terakhir India Portugis, dan pasukan Kesultanan Aceh, yang dipimpin oleh Laksamana.

Latar belakang

Serangan Aceh tahun 1629 terhadap Malaka Portugis terjadi di tengah meningkatnya kehadiran kapal-kapal Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) dan Perusahaan Hindia Timur Britania Raya (EIC) di Samudra Hindia. Sultan Iskandar Muda dari Aceh berusaha merebut Malaka sebelum EIC maupun VOC melakukannya dan menggantikan Portugis sebagai penguasa di pusat perdagangan terpenting di Selat Malaka.[1]

Referensi

  1. ^ Monteiro, 2012, p.34

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement