Pertempuran Qarqasia
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Januari 2026) |
Pertempuran Qarqisiya (bahasa Arab: معركة قرقيسيا) merupakan pertempuran antara pasukan muslimin Khalifah Rasyidin di masa Khalifah Umar bin Khathab melawan pasukan Persia Sasania di tahun 16 H atau 637 M di utara dari wilayah Kufah setelah Pertempuran Qadisiyah dan Pengepungan Madain. Daerah Qarqisiya di sebelah utara Irak. Pemimpin pasukan muslimin tertinggi Sa'ad bin Abi Waqqash, mengutus komandannya Amru bin Malik menghadapi sisa pasukan persia di bagian utara setelah Pertempuran Masabadzan.

Para penduduk Jazirah telah membantu penduduk Homs untuk memerangi Abu Ubaidah dan Khalid -ketika Heraklius di Qinnasrin- maka seluruh penduduk kota berkumpul di Hit segera Sa'ad menginformasikan ke Umar mengenai berita ini, maka Umar memerintahkannya untuk mengirim pasukan dibawah komando Amru bin Malik bin Utbah bin Naufal bin Abdi Manaf. Pasukan ini mulai bergerak menuju Hit. sesampainya di sana ternyata musuh telah menggali parit besar untuk bertahan. Amru mengepung mereka untuk beberapa lama, tetapi belum juga berhasil menaklukkan mereka. Amru berjalan dengan sekelompok anggotanya menuju Qarqisiya. Setelah menunjuk penggantinya yang ditugaskan mengepung Hit yaitu al-Harits bin Yazid dan berhasil menaklukkannya dengan paksa. Namun warga setempat memilih untuk membayar jizyah.[1]
Maka Amru menulis surat kepada wakilnya di Hit, "Jika mereka tidak mau maka buatlah di belakang parit mereka parit lain yang memiliki pintu-pintu dari arah tersebut." Ketika berita ini sampai ke telinga warga setempat segera mereka menyerah dan berdamai. Selanjutnya menuju Penaklukan Al-Ahwaz.
Referensi
- ^ Katsir, Ibnu (2022-11). Kitab Sejarah Lengkap Khulafaur Rasyidin: Kitab Rujukan Paling Terkenal dan Fenomenal Sepanjang Masa. DIVA PRESS. hlm. 266. ISBN 978-623-293-718-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


