Pertempuran Agincourt
| Pertempuran Agincourt | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Seratus Tahun | |||||||
Morning of the Battle of Agincourt, 25 October 1415 oleh Sir John Gilbert (1884) | |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
| Henry V dari Inggris | Charles d'Albret, Jean II dari Alençon, Charles dari Orléans | ||||||
| Kekuatan | |||||||
| ± 6.000 prajurit (sekitar 5.000 pemanah panjang dan 1.000 ksatria) | ± 15.000–20.000 prajurit (termasuk 10.000 ksatria) | ||||||
| Korban | |||||||
| Sekitar 400 tewas | 6.000–10.000 tewas, termasuk banyak bangsawan utama | ||||||
Pertempuran Agincourt (bahasa Inggris: Battle of Agincourt; dalam bahasa Prancis disebut Bataille d'Azincourt) adalah pertempuran besar dalam Perang Seratus Tahun yang terjadi pada 25 Oktober 1415 antara Kerajaan Inggris yang dipimpin Raja Henry V dari Inggris dan Kerajaan Prancis. Pertempuran ini berlangsung di dekat desa kecil Agincourt (kini Azincourt) di Prancis utara, dan berakhir dengan kemenangan besar Inggris meskipun jumlah pasukannya jauh lebih sedikit.[1]
Latar belakang
Setelah berhasil merebut Harfleur pada September 1415, Raja Henry V bermaksud mundur ke Calais, tetapi dihadang oleh pasukan Prancis yang jauh lebih besar. Kondisi pasukan Inggris sangat lelah dan kekurangan logistik akibat pengepungan panjang di Harfleur, tetapi Henry tetap memilih untuk berhadapan di medan terbuka.[2]
Prancis berusaha menghalangi jalan mundur Inggris ke Calais dan memaksa pertempuran di dataran sempit di antara dua hutan dekat Agincourt. Tanah yang berlumpur akibat hujan deras malam sebelumnya memainkan peran besar dalam jalannya pertempuran.
Jalannya pertempuran
Pagi 25 Oktober 1415, pasukan Inggris membentuk formasi tradisional mereka: pemanah panjang di sayap dan infanteri di tengah, dengan deretan pancang tajam untuk menghalau kavaleri. Pasukan Prancis, sebagian besar ksatria berat, maju di medan berlumpur yang memperlambat gerak mereka.
Pemanah panjang Inggris melepaskan tembakan beruntun yang menembus zirah ringan dan menumbangkan banyak ksatria. Ketika pasukan Prancis yang pertama mundur dalam kekacauan, gelombang berikutnya terjebak di antara mayat dan lumpur, membuat mereka mudah diserang infanteri Inggris.[3]
Henry V sendiri turun langsung ke garis depan dan hampir tewas setelah helmnya retak terkena serangan dari adipati Alençon. Namun, disiplin tinggi dan keunggulan taktik Inggris membuat kemenangan tak terbantahkan menjelang sore hari.
Korban dan akibat
Pasukan Prancis kehilangan sekitar 6.000 hingga 10.000 orang, termasuk banyak bangsawan terkemuka seperti Charles d'Albret, Jean II dari Alençon, dan Philip dari Bourgogne. Sementara korban Inggris diperkirakan kurang dari 400 orang.[4]
Kemenangan ini mengukuhkan reputasi Henry V sebagai salah satu pemimpin militer paling brilian dalam sejarah Inggris. Ia kemudian melanjutkan kampanyenya di Prancis, yang berujung pada Perjanjian Troyes (1420), di mana ia diakui sebagai pewaris takhta Prancis.
Warisan sejarah
Pertempuran Agincourt menjadi simbol kejayaan militer Inggris dan sering diabadikan dalam sastra, terutama melalui karya William Shakespeare dalam drama Henry V, yang memuat pidato terkenal “We few, we happy few, we band of brothers”.
Pertempuran ini juga dipelajari dalam konteks taktik militer abad pertengahan, khususnya efektivitas pasukan pemanah panjang Inggris terhadap kavaleri berat Prancis.[5]
Lihat pula
Referensi
- ^ Burne, Alfred H. The Agincourt War: A Military History of the Latter Part of the Hundred Years War from 1369 to 1453. Eyre & Spottiswoode, 1956.
- ^ Curry, Anne. Agincourt: A New History. Tempus Publishing, 2005, hlm. 72.
- ^ Keegan, John. The Face of Battle. Penguin Books, 1976.
- ^ Curry, Anne. The Battle of Agincourt: Sources and Interpretations. The Boydell Press, 2000.
- ^ Gravett, Christopher. English Longbowman 1330–1515. Osprey Publishing, 1992.
Pranala luar
- Pertempuran Agincourt – Britannica
- History.com: Battle of Agincourt
- Arsip Nasional Inggris: Dokumen Agincourt
| Perang Seratus Tahun | |
|---|---|
| Pertempuran • Pengepungan • Chevauchée Raja Prancis dan Inggris • Traktat damai • Tokoh Armagnac dan Burgundia • Jacquerie Perang Suksesi Brittania • Perang Saudara Castile | |
| Bagian dari seri tentang |
| Sejarah Prancis |
|---|
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


