Peralatan golf

Klub golf di dalam tas golf. Di latar belakang, seorang pemain menggunakan putter untuk menggulirkan bola golf ke dalam lubang.

Peralatan golf mencakup berbagai benda yang digunakan untuk memainkan olahraga golf. Jenis peralatan ini meliputi bola golf, klub golf, alat perbaikan divot (golf divot tool), penanda bola golf, serta perangkat lain yang membantu dalam permainan.

Peralatan

Bola

Wilson bola golf

Pada awalnya, bola golf dibuat dari kayu keras, seperti kayu beech. Antara abad ke-14 hingga ke-16, bola golf yang lebih mahal dibuat dari kulit yang diisi bulu halus; bola jenis ini dikenal sebagai "featheries". Sekitar pertengahan abad ke-19, bahan baru bernama gutta-percha, yang berasal dari getah pohon sapodilla Asia Timur, mulai digunakan untuk membuat bola golf yang lebih murah yang dijuluki "gutties", dengan karakteristik lintasan yang mirip dengan featheries.

Selanjutnya, pada akhir abad ke-19, bola ini berkembang menjadi "brambles", yang menggunakan pola tonjolan menyerupai buah beri, dan kemudian menjadi "meshies" pada awal abad ke-20. Pada tahap ini, produsen mulai bereksperimen dengan inti karet lateks dan lapisan luar berstruktur anyaman yang menghasilkan pola cekungan pada permukaan bola. Pola cekungan bulat (dimple) dipatenkan pada tahun 1910, tetapi baru menjadi populer pada tahun 1940-an setelah masa patennya berakhir.[1]

Klub golf

Golf wedges

Seorang pemain biasanya membawa beberapa klub selama permainan (namun tidak lebih dari empat belas, sesuai batas yang ditetapkan dalam peraturan). Terdapat tiga jenis utama klub, yaitu wood, iron, dan putter. Wood digunakan untuk pukulan jarak jauh dari tee atau fairway, dan terkadang dari rough, sedangkan iron digunakan untuk pukulan yang lebih presisi dari fairway maupun rough.

Jenis klub yang lebih baru, yaitu hibrida, menggabungkan karakteristik pukulan lurus dari iron dengan kemudahan penggunaan dari wood berloft tinggi. Hybrid sering digunakan untuk pukulan jarak jauh dari area rough yang sulit. Klub ini juga banyak digunakan oleh pemain yang kesulitan mengangkat bola ke udara saat menggunakan iron panjang.

Wedge merupakan jenis iron yang digunakan untuk pukulan jarak pendek. Wedge biasanya digunakan dari kondisi lapangan yang sulit, seperti pasir atau rough, serta untuk pukulan pendekatan menuju green.

Putter umumnya digunakan di area green, tetapi juga dapat berguna untuk beberapa pukulan pendekatan. Putter memiliki loft yang sangat kecil, sehingga bola cenderung tetap dekat dengan permukaan tanah saat dipukul.[2]

Set klub yang paling umum di masa lalu terdiri atas driver, wood nomor 3 dan 5, iron bernomor 3 hingga 9, pitching wedge, sand wedge, dan putter. Set modern umumnya mencakup hybrid, yang sering menggantikan iron panjang dan wood nomor 5, serta/atau wedge tambahan seperti gap wedge atau lob wedge. Pemain dapat memilih kombinasi klub apa pun, selama jumlahnya tidak melebihi batas maksimal 14 klub sesuai peraturan.[3]

Referensi

  1. ^ "Evolution of Golf Balls". Golfweek. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2021. Diakses tanggal 25 Januari 2021.
  2. ^ Dubble, Robert (17 Mei 2021). "What Loft Should Your Putter Have? [Expert Insights]". Master of the Greens.
  3. ^ "Did You Know the Origins of the 14 Club Limit?". Golf Digest. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Januari 2021. Diakses tanggal 10 Desember 2020.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement