Penjaga Hati (seri televisi 2006)

Penjaga Hati
Poster rilis
Genre
CeritaDidin Rochiedien
SkenarioFaldin Martha
SutradaraEffi Zen
Pengarah kreatifRaakhee Punjabi
Pemeran
Lagu tema pembuka"Hampa" oleh Ari Lasso
Lagu tema penutup"Hampa" oleh Ari Lasso
Penata musikPongky Prasetyo
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jml musim1
Jml episode26
Produksi
Produser eksekutifGobind Punjabi
ProduserRaam Punjabi
EditorJoko Waluyo
Pengaturan kameraAdam Ojen
Durasi60 menit
Rumah produksiMultivision Plus
DistributorSurya Citra Media
Rilis asli
JaringanSCTV
Rilis7 Agustus 2006 (2006-08-07) –
29 Januari 2007 (2007-1-29)

Penjaga Hati adalah serial televisi Indonesia produksi Multivision Plus yang ditayangkan perdana 7 Agustus 2006 pukul 19.00 WIB di SCTV. Serial ini disutradarai oleh Effi Zen dibintangi oleh Dimas Seto, Bunga Citra Lestari, Ricky Harun.

Sinopsis

Olga adalah gadis SMA yang sombong, manja, dan suka pesta. Bagaimana tidak seperti itu Olga adalah anak dari seorang pengusaha kaya raya yang bernama Pak Arya dan Bu Astari . Dengan fasilitas mewah dan serba ada, Olga menggunakannya dengan seenaknya saja. Bahkan, orangtua dan orang yang bekerja di rumahnya sering diperlakukan semena-mena oleh Olga. Karena tidak tahan dengan perlakuan Olga, Pak Arya membuat kematian palsu, sementara Bu Astari berpura pura gila, lalu tinggal di Rumah sakit jiwa. Itu semua mereka lakukan untuk menyadarkan Olga. Kemudian, tiba-tiba Olga juga dibuat kaget oleh kehadiran seorang anak kecil bernama Citra yang ternyata adalah anak dari Pak Arya dengan wanita lain bernama Sonya. Hal itu membuat hati Olga semakin terasa hancur, karena dia mengetahui kalo ayahnya ternyata telah menikah lagi dengan wanita lain hingga memliki anak dan ia harus rela sekarang memiliki adik tiri. Kemudian, Olga dan juga Citra, terpaksa tinggal di rumah panti milik Tio yang merupakan adik angkat Bu Astari. Awalnya Olga tidak betah tinggal di panti tersebut dan bersikap kasar kepada anak-anak panti yang lain, khususnya Citra. Namun, sebuah peristiwa kebakaran yang melanda Panti dan sekaligus merenggut nyawa Tio, akhirnya membuat Olga sadar. Pak Arya dan Bu Astari pun akhirnya muncul kembali lalu mengungkap kalo kematian Pak Arya lalu Bu Astari yang jadi gila, itu semua hanya sandiwara yang mereka lakukan dengan bantuan dari almarhum Tio. Pak Arya dan Bu Astari mengungkapkan, mereka sampai melakukan itu, demi kebaikan Olga sendiri, agar Olga sadar dari segala sifat buruknya selama ini. Karena merasa bersalah atas kejadian kebakaran panti dan kematian Tio, Pak Arya dan Bu Astari bersedia menjadi pengganti Tio untuk mengasuh seluruh anak panti dan membawa mereka semua tinggal di rumahnya. Olga pun juga mulai berubah menjadi gadis yang lebih baik. Selain itu, Olga juga menjadi lebih bisa menerima kehadiran Citra dan jadi lebih sayang serta perhatian kepada adik tirinya itu. Lalu, kemudian munculah anak band bernama Dimas, yang punya wajah sama dengan almarhum Tio. Olga awalnya sangat tidak menyukai Dimas, karena sifatnya yang urakan & playboy. Selain itu, Dimas juga sudah punya pacar bernama Elen. Tapi, perlahan, Olga mulai mau membuka hatinya kepada Dimas, karena Olga akhirnya menyadari, kalo diam diam, ia ternyata sangat mencintai almarhum Tio dan kebetulan Dimas punya wajah yang sangat mirip dengan almarhum Tio. Olga dan Dimas pun lama kelamaan menjadi dekat. Hal ini sangat tidak disukai oleh Elen, yang merupakan pacar Dimas, dan juga Dewa, sahabat lama Olga sejak kecil , yang sudah sejak lama mencintai Olga. Elen dan Dewa akhirnya bekerja sama lalu dengan berbagai cara mereka berusaha untuk memisahkan Olga dan Dimas. Masalah lain pun juga muncul, yaitu kemunculan Sonya, istri Pak Arya sekaligus ibu kandung Citra. Sonya berusaha untuk mengambil kembali hak asuh Citra sekaligus berencana untuk menganggu kebahagian keluarga Pak Arya. Olga, Pak Arya, Bu Astari bersama anak anak panti yang lain, berusaha dengan sekuat tenaga melindungi Citra, agar jangan sampai diambil kembali oleh Sonya, karena mereka tau, Sonya tidak sepenuhnya menyayangi Citra, tetapi hanya memanfaatkan Citra saja untuk mengganggu keluarga Pak Arya.

Pemeran

Referensi

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement