Peningkatan kesadaran

Peningkatan kesadaran adalah sebuah bentuk aktivisme yang dipopulerisasikan oleh feminis Amerika Serikat pada akhir 1960an. Istilah tersebut seringkali mengambil bentuk sekelompok orang yang berniat untuk memfokuskan perhatian terhadap kelompok yang lebih luas terhadap beberapa kepentingan atau kondisi. Masalah umum tersebut meliputi penyakit (seperti kanker payudara, AIDS), konflik (seperti genosida Darfur, pemanasan global), gerakan (seperti Greenpeace, PETA, Earth Hour) dan partai politik atau politikus. Sejak pemberitahuan masyarakat terhadap perhatina publik seringkali dianggap sebagai langkap pertama untuk mengubah cara lembaga-lembaga menanganinya, peningkatan kesadaran seringkali menjadi kegiatan pertama yang dilakukan oleh kelompok advokasi.

Namun, pada prakteknya, peningkatan kesadaran seringkali dipadukan dengan kegiatan lain, seperti pengumpulan dana, perekrutan anggota atau advokasi dalam rangka memanfaatkan dan/atau mempertahankan motivasi pendukung baru yang dapat menjadi penekanan tertinggi setelah mereka memahaminya dan memunculkan informasi baru.

Istilah peningkatan kesadaran dipakai dalam Prinsip-prinsip Yogyakarta melawan sikap diskriminasi[1] dan stereotipe LGBT serta Konvensi mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas untuk melawan stereotipe, prasangka dan praktek kekerasan terhadap penyandang disabilitas.[2]

Catatan

Referensi

  1. ^ The Yogyakarta Principles, Article 2, 9, 15
  2. ^ Convention on the Rights of Persons with Disabilities, Article 8 "Awareness raising"

Daftar pustaka

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement