Peni Candra Rini

Peni Candra Rini
Lahir22 Agustus 1983
Ngentrong, Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia
AsalIndonesia
GenreKarawitan, musik tradisional Jawa, musik kontemporer
PekerjaanKomponis, pesindhen, pendidik
InstrumenVokal, gamelan

Dr. Peni Candra Rini, S.Sn., M.Sn. (lahir 22 Agustus 1983) adalah komponis, penyair, vokalis (sindhen), dan pendidik Indonesia yang berkarya dalam bidang karawitan tradisional Jawa, neotraditional, dan musik eksperimental asal Tulungagung, Jawa Timur.[1] Ia dikenal karena eksplorasinya memadukan musik tradisional Jawa dengan komposisi kontemporer, serta mengajar di Institut Seni Indonesia Surakarta.[2]

Sebagai pendiri dan direktur Jagad Sentana Art Foundation, Peni aktif menciptakan ruang bagi seniman muda untuk bereksperimen dan mengeksplorasi akar budaya Nusantara. Latar belakang akademiknya mulai dari sarjana hingga doktoral di ISI Surakarta memberinya fondasi kuat untuk mengembangkan karawitan dalam konteks akademis maupun pertunjukan internasional.[3]

David Harrington dari Kronos Quartet menyebut Peni Candra Rini sebagai "salah satu penyanyi terbaik di dunia". Ia diakui sebagai salah satu komponis muda paling berani di Indonesia dan merupakan salah satu dari segelintir komponis perempuan di negara berpenduduk mayoritas Muslim ini.[4]

Kehidupan Awal

Peni Candra Rini lahir di Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur.[2] Ia berasal dari keluarga dengan tradisi seni yang kuat dan berpengaruh terhadap perkembangan kariernya. Kakek buyutnya merupakan pemain musik gender yang tersohor di daerahnya. Ayahnya, Ki Wagiman Gandha Carita, berprofesi sebagai dalang. Kakak laki-lakinya, Siswondo, mewarisi bakat sang ayah sebagai dalang, sedangkan kakak perempuannya, Sukesi, dikenal sebagai pesindhen. Masa kecil Peni sangat akrab dengan suara gamelan dan tembang khas Jawa.[5] Lingkungan tersebut membentuk dasar kecintaannya terhadap karawitan dan vokal tradisional Jawa.[1]

Pendidikan

Peni Candra Rini belajar tembang Jawa dari ayahnya dan sering terpilih mengikuti berbagai pentas dan perlombaan. Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama, ia pindah ke Surakarta dan melanjutkan studi di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Surakarta. Pendidikan tingginya ditempuh di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, di mana ia menyelesaikan program sarjana pada tahun 2006 dan magister pada tahun 2008, keduanya dalam bidang Penciptaan Seni.[6]

Pada tahun 2021, ia meraih gelar doktor dari Institut Seni Indonesia Surakarta dalam Program Doktor Kajian Seni. Karya tugas akhir magisternya pada tahun 2008 berjudul "Bramara", sebuah judul yang diambil dari Kamus Bahasa Kawi yang berarti "lebah". Karya ini terdiri dari lima komposisi musik: "An-nahl Brengengeng", "Sekar", "Madusari", "Entup", dan "Tilar", yang kemudian dirilis sebagai album pada tahun 2010. Karya "Bramara" menjadikannya sebagai komponis perempuan yang patut diperhitungkan dalam dunia musik Indonesia.[6]

Karier Awal

Peni belajar tembang Jawa dari sang ayah hingga sering mengikuti berbagai pentas dan perlombaan.[6] Ia mulai menekuni penciptaan musik saat bergabung dengan kelompok Sono Seni Ensemble (SSE) bentukan I Wayan Sadra, dan kemudian menjadi pesindhen untuk karya Rahayu Supanggah bersama Garasi Seni Benowo (GSB).[6]

Prestasi dan Penghargaan

Prestasi Peni Candra Rini mencakup berbagai penghargaan dan pengakuan internasional:

[7]

  • Silver Medal for The Best Vocal Performance pada The Spring Friendship Art Festival di Pyongyang, Korea Utara (2008)
  • Asian Cultural Council Grantee (2011-2012, 2015, 2016)
  • OneBeat Fellows (2014) dengan tur ke California, Arizona, dan New Mexico
  • Maskot Solo International Performing Arts (SIPA) 2016
  • Featured Artist untuk Mosaic Interactive, Bang on a Can's Found Sound Nation, New York (2019)
  • OneBeat Accelerator (2020)
  • Kronos Quartet Fifty For the Future Composers (2021)
  • Aga Khan Laureate and Project Grantee untuk komposisi "Kemuda Djiwa"
  • Fulbright Visiting Artist-Scholar di University of Richmond, Virginia Commonwealth University (2023)
  • Gelar kehormatan dari Keraton Mangkunegaran: Raden Nganten Tumenggung (2024)

Pertunjukan Internasional

Peni Candra Rini telah tampil secara ekstensif di panggung internasional, termasuk sebagai penyanyi utama dalam produksi I La Galigo karya Robert Wilson (2004-2019) yang melakukan tur dunia. Peni telah tampil di berbagai festival dan venue bergengsi, antara lain:[8]

  • Carnegie Hall, New York (2023)
  • Edinburgh International Festival (2024)
  • Barbican Hall, London (2023)
  • Kennedy Center, Washington D.C. (2024)
  • Elbphilharmonie, Hamburg (2024)
  • Philharmonie de Paris (2024)
  • Sydney Opera House (2023)
  • Lincoln Center White Light Festival (2011)
  • Big Ears Festival (2019, 2024)
  • WOMADelaide Festival (2014)
  • Bang on a Can Marathon (2021, 2023)
  • MATA Festival (2023)

Pengajaran dan Akademik

Selain berkarya sebagai komponis dan penampil, Peni Candra Rini aktif sebagai pendidik. Ia mengajar mata kuliah komposisi di Jurusan Karawitan dan Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta. Ia juga telah menjadi pengajar tamu di berbagai institusi pendidikan tinggi internasional, antara lain:

  • University of California Berkeley (2024)
  • ISI Denpasar (2024)
  • University of Richmond, Virginia (2011, 2015, 2016, 2023)
  • Cornell University (2011-2016, beberapa kali)
  • Bucknell University (2016)
  • Wake Forest University (2016)
  • University of Washington, Seattle (2011)
  • San Diego State University (2011)
  • California Institute of the Arts (2011)
  • UCLA (2011)
  • Davis & Elkins College (2019)

Publikasi Akademis

Sebagai akademisi, Peni Candra Rini telah menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah, di antaranya:

  • The Concept of Nyarira Lagu in Jineman Maduswara, A New Sindhenan Tradition Composed by Peni Candra Rini" (2022)
  • "Interpretasi Feminisme Tokoh Nyai Ontosoroh Dalam Novel Bumi Manusia Tulisan Pramoedya Ananta Toer Pada Komposisi Musik Ontosoroh Karya Peni Candra Rini" dalam Jurnal Gelar ISI Surakarta (2019)
  • "Aktualisasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Penciptaan Dan Pementasan Konser Karawitan Gelung Karya Peni Candra Rini"
  • "Penciptaan Dan Pementasan Daring Konser Karawitan Kinanthi Kunci Ati Karya Peni Candra Rini" (2021)
  • Kontribusi dalam buku Sound American 28: The Mapping Issue (New World Records, 2022) dengan esai "My Sister Please Make Me A Song Called Kidung Kinanthi"
  • Kontribusi dalam *Buku Pisusung Bunga Rampai* untuk ulang tahun pensiun Prof. Dr. Rahayu Supanggah dengan esai "Atisadu: Wujud Sungkem Marang Sang Ati" (2019)

Karya Teater dan Film

Selain karya musik, Peni Candra Rini juga terlibat dalam berbagai produksi teater dan film:

  • Rara (2023) merupakan pertunjukan teater dan musik eksperimental yang ditugaskan oleh Asia Society, New York
  • Setan Jawa (2022) sebagai vokalis utama dalam film karya sutradara Garin Nugroho dengan komposisi gamelan oleh Rahayu Supanggah dan orkestra simfoni oleh Ian Grandage, dipentaskan di Musée du Quai Branly, Paris
  • Kalabendu (2023) sebagai penyusun musik orisinal, direktur musik, komposer, dan vokalis untuk film yang disutradarai oleh Nur Hidayat
  • Wasiat Diponegoro (2024) sebagai vokalis untuk karya dengan musik oleh Otto Sidarta dan sutradara Sardono W. Kusumo

Rujukan

Referensi

  1. ^ a b "Mengenal Peni Candra Rini: Sinden, Komposer, dan Dosen Seni yang Multitalenta". Parapuan. 3 Mei 2024. Diakses tanggal 5 Nov 2025. ;
  2. ^ a b "Peni Candra Rini, Pesinden yang Melanglang 5 Benua". Poskita. 17 Apr 2020. Diakses tanggal 5 Nov 2025. ;
  3. ^ "Indonesian composer, performer, and educator". Peni Candra Rini Official Website. 5 November 2025. Diakses tanggal 5 November 2025.
  4. ^ "Peni Candra Rini: Wulansih". Roulette. 16 September 2024. Diakses tanggal 5 Nov 2025. ;
  5. ^ "Peni Candra Rini, Pesona Musik dan Budaya Jawa". Tempo. 23 Oct 2022. Diakses tanggal 5 Nov 2025. ;
  6. ^ a b c d "Peni Candra Rini". Kelola. 2024. Diakses tanggal 5 November 2025. ;
  7. ^ "Indonesian composer, performer, and educator". Peni Candra Rini Official Website. 5 November 2025. Diakses tanggal 5 November 2025.
  8. ^ "Indonesian composer, performer, and educator". Peni Candra Rini Official Website. 5 November 2025. Diakses tanggal 5 November 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement