Pengeroyokan (perilaku hewan)

Pengeroyokan pada dewan adalah sebuah adaptasi anti-predator kala sekawanan spesies mangsa secara bekerjasama menyerang atau menekan seekor predator, biasanya untuk melindungi anak-anak mereka. Definisi sederhana dari pengeroyokan adalah pengumpulan sekawanan hewan di sekitaran predator yang memiliki potensi berbahaya.[1] Ini sering nampak pada burung, meskipun ini juga diketahui terjadi pada banyak hewan lainnya seperti meerkat dan beberapa bovines.[2][3]
Konrad Lorenz, dalam bukunya On Aggression (1966), mengatributkan pengeroyokan di kalangan burung dan hewan pada isnting yang berakar dalam perjuangan Darwinian untuk bertahan hidup.[4]
Referensi
- ^ Dominey, Wallace J. (1983). "Mobbing in Colonially Nesting Fishes, Especially the Bluegill, Lepomis macrochirus". Copeia. 1983 (4): 1086–1088. doi:10.2307/1445113. JSTOR 1445113.
- ^ "Cows kill leopard in Maharashtra". The Hindu (dalam bahasa Indian English). PTI. 2018-07-13. ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2018-08-12.
- ^ Kluger, Jeffrey (7 June 2007). "When Animals Attack — and Defend". Time. Diakses tanggal 19 April 2018 – via content.time.com.
- ^ Kenneth Westheus Mobbing Diarsipkan 2011-08-12 di Wayback Machine.. uwaterloo.ca
Pranala luar
- Interspecific reciprocity explains mobbing behaviour of the breeding chaffinches, Fringilla coelebs[pranala nonaktif] Paper by Indrikis Krams and Tatjana Krama (PDF)
- Nature Photography – Using mobbing behavior in photography
- Birds mob Puff Adder – paper in ejournal Ornithological Observations
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


