Penangkapan Saddam Hussein
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (December 2017) |
| Operasi Red Dawn | |
|---|---|
| Bagian dari Perang Irak | |
Samir, seorang penerjemah militer Irak-Amerika berusia 34 tahun, yang membantu menemukan Saddam dan menariknya keluar dari tempat persembunyiannya pada Desember 2003 | |
| Lokasi | Ad-Dawr, Irak 34°28′22″N 43°46′53″E / 34.47278°N 43.78139°E[1] |
| Pemimpin |
|
| Sasaran | |
| Tanggal | 13 Desember 2003 |
| Dieksekusi oleh | Divisi Infanteri ke-4
|
| Hasil | Keberhasilan operasional
|
Saddam Hussein, mantan Presiden Irak, ditangkap oleh militer Amerika Serikat di kota Ad-Dawr, Irak, pada 13 Desember 2003. Operasi militer untuk menangkapnya diberi nama sandi Operasi Fajar Merah, diambil dari film Amerika tahun 1984 Red Dawn.[3]
Misi tersebut dilaksanakan oleh operasi gabungan Task Force 121 — sebuah tim operasi khusus gabungan yang elit dan bersifat rahasia—dengan dukungan 1st Brigade Combat Team (dipimpin oleh Kolonel James Hickey) dari Divisi Infanteri ke-4, yang dikomandani oleh Mayor Jenderal Raymond Odierno.
Mereka menggeledah dua lokasi, "Wolverine 1" dan "Wolverine 2", di luar Ad-Dawr, tetapi tidak menemukan Saddam. Pencarian lanjutan di antara kedua lokasi tersebut menemukan Saddam bersembunyi di sebuah "lubang laba-laba" pada pukul 20.30 waktu setempat Irak. Saddam tidak melakukan perlawanan saat ditangkap.[4]
Referensi
- ^ "Ad Dawr - Site of Saddam Hussein's Capture". GlobalSecurity.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2024. Diakses tanggal April 7, 2024.
- ^ "Saddam Hussein captured". The Guardian. Associated Press. 14 December 2003. Diakses tanggal 2023-08-10.
- ^ "Red Dawn imitated art". USA Today. 17 December 2003. Diakses tanggal 31 December 2015.
- ^ Freeman, Colin (16 December 2003). "From lavish palaces to a hole in the ground". The Scotsman. Diarsipkan dari asli tanggal 16 October 2007. Diakses tanggal 19 May 2011.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


