Penahbisan Écône

Uskup Marcel Lefebvre

Penahbisan Écône adalah penahbisan episkopal Katolik di Écône, Swiss, pada 30 Juni 1988 yang dilakukan oleh Uskup Agung Marcel Lefebvre dan Uskup Antônio de Castro Mayer. Para uskup yang ditahbiskan adalah empat imam Serikat Santo Pius X (SSPX) yang dibentuk oleh Lefebvre. Penahbisan tersebut, yang dilakukan bertentangan dengan perintah Paus Yohanes Paulus II, mewakili batu pijakan dalam hubungan ketegangan Lefebvre dan SSPX dengan kepemimpinan Gereja. Kongregasi bagi Uskup-uskup Takhta Suci mengeluarkan dekrit yang ditandatangani oleh Prefek Kardinal Bernardin Gantin yang mendeklarasikan bahwa Lefebvre dan De Castro Mayer telah menerima ekskomunikasi otomatis karena menahbisan para uskup tanpa ijin kepausan, kemudian menempatkan dirinya dan para pengikutnya dalam skisma.

Pada 24 Januari 2009, Paus Benediktus XVI mengangkat ekskomunikasi empat uskup yang ditahbiskan oleh Lefebvre pada 1988, namun SSPX belum kembali dalam persekutuan penuh dengan Takhta Suci.

Hukum kanon

Di bawah Kitab Hukum Kanon 1983, kanon 1013, penahbisan uskup mewajibkan ijin Paus;[1] dan menurut kanon 1014 (tanpa pemberian dispensasi kepausan) setidaknya tiga uskup tahbisan dibutuhkan.[2] Pelanggaran aturan yang mewajibkan ijin Paus mengakibatkan ekskomunikasi otomatis (latae sententiae) baik pada penahbis maupun penerima tahbisan.[3]

Referensi

  1. ^ "Code of Canon Law: text - IntraText CT". www.intratext.com. Diakses tanggal 29 December 2018.
  2. ^ "Code of Canon Law". Vatican. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 June 2019.
  3. ^ "Code of Canon Law: text - IntraText CT". www.intratext.com. Diakses tanggal 29 December 2018.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement