Pemutihan dubur

Seorang wanita menunjukkan anus yang telah menjalani pemutihan

Pemutihan dubur adalah proses mencerahkan warna kulit di sekitar anus. Tindakan ini dilakukan untuk tujuan kosmetik, yakni agar warna kulit anus tampak seragam dengan daerah sekitarnya. Beberapa perawatan dilakukan di klinik atau salon oleh ahli perawatan kecantikan, tetapi ada juga yang tersedia dalam bentuk krim yang dapat digunakan sendiri di rumah.

Aktris film porno merupakan kelompok pertama yang menjalani pemutihan anus, sebagai upaya mencerahkan warna anus agar serasi dengan kulit tubuh lainnya.[1] Seiring dengan meningkatnya ketenaran pencabutan rambut ala Brasil, yang dipengaruhi oleh mode pakaian renang dan pakaian dalam berukuran kecil, meluasnya pornografi ke arus utama, serta dukungan dari sejumlah selebritas,[2] banyak perempuan mulai menyadari bahwa warna anus mereka lebih gelap daripada kulit di sekitarnya.[1] Peningkatan jumlah perempuan yang melakukan hubungan seks anal juga turut menambah perhatian mereka terhadap penampilan anus.[1] Akibat adanya anggapan masalah tersebut, pemutihan anus mulai mendapat daya tarik tersendiri.[3] Beberapa pria homoseksual juga menggunakan prosedur ini.[4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c "The Scary New Butt Beauty Trend". Cosmopolitan. 3 August 2011.
  2. ^ "The New Full-Frontal: Has Pubic Hair in America Gone Extinct?". The Atlantic. 13 December 2011.
  3. ^ "Anal Bleaching: From Porn Trend to Mainstream (Un)Necessary Evil". LA Weekly. 8 February 2012.
  4. ^ "Is Anal Bleaching for You?". Marie Claire. 21 July 2011.
  5. ^ "Britesmile for Bungholes". The Village Voice. 5 July 2005. Diarsipkan dari asli tanggal July 9, 2008.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement