Pembicaraan:Pemalsuan dalam
Usulan Pengembalian Judul ke "Deepfake"
Halo rekan-rekan editor,
Saya memperhatikan bahwa artikel ini saat ini berjudul "Pemalsuan dalam", namun judul tersebut tampaknya tidak memiliki dasar rujukan yang kuat. Berdasarkan penelusuran di portal PASTI (Padanan Istilah) Badan Bahasa Kemendikbudristek, istilah resmi untuk Deepfake adalah sebagai berikut:
- Padanan Resmi: Palsu dalam
- Bidang: Teknologi Informasi
- Sumber: Sidang Komisi Istilah (SKI) II tahun 2021
Dengan demikian, judul saat ini (Pemalsuan dalam) tidak akurat secara terminologi resmi. Namun, menimbang bahwa istilah "Palsu dalam" juga sangat jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari dibandingkan istilah Deepfake, saya mengusulkan agar judul dikembalikan ke Deepfake sesuai dengan kebijakan WP:NAMAUMUM (mengutamakan istilah yang paling dikenal luas). Kita bisa mencantumkan "Palsu dalam" sebagai padanan resmi di awal kalimat artikel.
Bagaimana pendapat rekan-rekan? Colek: Bennylin, EditorPKY, OrangKalideres, Rinai Natsumi, Meursault2004, IvanLanin Terima kasih. Reno-Sifana (bicara) 14 Januari 2026 07.56 (UTC)
- Penamaan ini terkait dengan "Pemelajaran dalam". Menurut saya sepaket, kalau pakai Indo/Inggris dua-duanya. Saya lebih setuju bahasa Indonesia "Pemalsuan dalam". Memang belum terbiasa, namun bisa mulai dibiasakan. Secara pribadi sih menurut saya lebih baik "mendalam" dari pada "dalam". ꦱꦭꦩ꧀ ‑Bennylin 「cakap」 14 Januari 2026 18.00 (WIB) 14 Januari 2026 11.00 (UTC)
- Terima kasih responnya, Bung Benny. Namun jujur saya agak gemas melihat kondisi artikelnya saat ini karena terjadi looping pada hatnote akibat pengalihan paksa ke judul 'Pemalsuan dalam'.
- Selain itu, setelah saya cek kembali di Portal PASTI Kemendikdasmen, padanan resminya adalah 'Palsu dalam', bukan 'Pemalsuan dalam'. Jadi judul yang sekarang pun sebenarnya tidak konsisten dengan referensi resmi pemerintah.
- Mengingat 'Deepfake' jauh lebih dikenal luas oleh masyarakat (WP:NAMAUMUM) dan demi memutus looping navigasi yang membingungkan pembaca, saya tetap usulkan judulnya dikembalikan ke Deepfake. Istilah 'Palsu dalam' tetap bisa kita taruh di paragraf pembuka sebagai edukasi istilah resmi. Bagaimana? Reno-Sifana (bicara) 14 Januari 2026 17.05 (UTC)
External links found that need fixing (April 2024)
Hello fellow editors,
I have found one or more external links on Pemalsuan dalam that are in need of attention. Please take a moment to review the links I found and correct them on the article if necessary. I found the following problems:
- https://www.aargauerzeitung.ch/leben/digital/wenn-merkel-ploetzlich-trumps-gesicht-traegt-die-gefaehrliche-manipulation-von-bildern-und-videos-132155720 is considered to be dead, however has been found to be alive. Recommend removing the dead flag from the URL.
When you have finished making the appropriate changes, please visit this simple FaQ for additional information to fix any issues with the URLs mentioned above.
This notice will only be made once for these URLs.
Cheers.—InternetArchiveBot (Melaporkan kesalahan) 29 April 2024 16.27 (UTC)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


