Pembantaian Dukun Santet

Pembantaian Dukun Santet
Poster rilis teatrikal
SutradaraAzhar Kinoi Lubis
ProduserManoj Punjabi
SkenarioJeropoint
Berdasarkan
Lemah Santet Banyuwangi
oleh Jeropoint
Pemeran
Penata musikStevesmith
SinematograferYadi Sugandi
PenyuntingTeguh Raharjo
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
  • 8 Mei 2025 (2025-05-08)
Durasi92 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

Pembantaian Dukun Santet (sebelumnya Lemah Santet Banyuwangi)[1] adalah sebuah film horor Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis. Film ini menampilkan Kevin Ardilova, Aurora Ribero, Kaneishia Yusuf, dan Ariyo Wahab. Film ini merupakan adaptasi dari cerita viral berjudul Lemah Santet Banyuwangi karya Jeropoint. Film ini dirilis pada 8 Mei 2025.[2]

Sinopsis

Seorang santri bernama Satrio tinggal dan belajar di sebuah pondok pesantren Jawa. Satrio merupakan salah satu santri yang menjadi saksi pembantaian yang dilakukan oleh kelompok orang bertopeng pakaian serba hitam terhadap empat gurunya.

Sekelompok orang tersebut ternyata mengincar orang-orang yang dianggap sebagai dukun santet, bahkan orang yang bukan dukun, seperti guru-guru, dituduh dan dibunuh tanpa adanya pembelaan diri. Kejadian teror dan fitnah ini menyebar luas ke masyarakat hingga sampai ke penghuni pondok pesantren. Para guru dan santri mulai menjadi korban pembunuhan satu per satu secara misterius.

Dalam situasi yang semakin mencekam, Satrio pun mencoba mencari tahu siapa dalang dibalik insiden ini. Saat melakukan penyelidikannya, ia pun mengetahui sejarah kelam keluarganya dan ada seorang dukun santet yang ingin balas dendam. Satrio harus berjuang untuk menyelamatkan dirinya dan menjaga keselamatan orang tuanya yang juga terancam bahaya.

Pemeran

Referensi

  1. ^ "Dikritik, Film Lemah Santet Banyuwangi Ganti Judul Jadi Pembantaian Dukun Santet". Kumparan.
  2. ^ "Film Pembantaian Dukun Santet Tayang Mei 2025, Teror Nyata di Pesantren Mencekam". Lampost.

Pranala luar


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement