Pegunungan Kitanglad
| Pegunungan Kitanglad | |
|---|---|
Bagian tengah Pegunungan Kitanglad tempat dua puncak tertinggi di pegunungan tersebut berada, Gunung Dulang-dulang dan Gunung Kitanglad | |
| Titik tertinggi | |
| Puncak | Gunung Dulang-dulang |
| Ketinggian | 2,941 m (9,65 ft) |
| Dimensi | |
| Panjang | 46 km (29 mi) timur - barat |
| Lebar | 193 km (120 mi) utara - selatan |
| Area | 750 km2 (290 sq mi) |
| Geografi | |
Pegunungan Kitanglad | |
| Negara | Filipina |
| Wilayah | Mindanao Utara |
| Distrik | Bukidnon |
| Permukiman | Malaybalay |
| Rentang koordinat | 8°08′N 124°55′E / 8.133°N 124.917°E |
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: Rapikan bagian pranala luar. (Oktober 2025) |
Pegunungan Kitanglad adalah jajaran pegunungan yang mendominasi bagian tengah utara provinsi Bukidnon, Filipina. Pegunungan ini menempati sebagian wilayah dari delapan munisipalitas dan kota di provinsi tersebut, seperti Talakag, Baungon, Libona, Manolo Fortich, Impasugong, Lantapan, dan Malaybalay. Jajaran pegunungan ini adalah salah satu dari sedikit hutan hujan yang tersisa di Filipina, menjadi rumah bagi salah satu spesies langka dan endemik yang paling beragam dan penting, seperti elang filipina. Lima puncaknya memiliki ketinggian yang sangat tinggi: Gunung Dulang-dulang, yang tertinggi dengan 2.941 m (9.649 kaki); Gunung Kitanglad dengan 2.899 meter; Gunung Maagnaw dengan 2.742 meter; Gunung Lumuluyaw dengan 2.612 meter; dan Gunung Tuminungan dengan 2.400 meter.[1]
Sejarah
Seluruh jajaran pegunungan ini dinyatakan sebagai taman nasional berdasarkan Proklamasi Presiden No. 677 pada 4 Desember 1990, yang dikenal sebagai Taman Alam Pegunungan Kitanglad. Pada tahun 1994, kawasan ini dipilih sebagai salah satu dari 10 lokasi prioritas di bawah Bank Dunia melalui Proyek Konservasi Kawasan Lindung Prioritas. Gunung Kitanglad dan wilayah sekitarnya dinyatakan sebagai kawasan lindung di bawah kategori taman alam melalui Proklamasi Presiden No. 896 tertanggal 24 Oktober 1996. Akhirnya, pada 9 November 2000, taman ini menjadi kawasan lindung penuh ketika Kongres menyetujui Undang-Undang Republik (R.A.) 8978, yang juga dikenal sebagai Undang-Undang Kawasan Lindung Pegunungan Kitanglad tahun 2000.[2]
Keanekaragaman hayati
Pegunungan Kitanglad adalah rumah bagi beragam populasi spesies tumbuhan dan hewan, termasuk banyak spesies burung yang terancam dan memiliki persebaran terbatas (restricted-range). Di antara spesies burung yang ditemukan di daerah ini adalah parkit mindanao, ekor raket mindanao, burung hantu kecil mindanao, sikatan hutan punggung-abu, pipit-parkit bertelinga merah, dan mina apo.[3]
Pegunungan ini menjadi rumah bagi dua spesies mamalia darat yang baru ditemukan: tikus-celurut dan tikus-lumut.[3]
Mamalia penting lainnya termasuk rusa filipina, babi berjanggut, landak kecil mindanao, monyet ekor panjang, tupai pohon mindanao, kubung filipina, tupai pigmi filipina, tupai terbang mindanao. Terdapat juga kelelawar langka seperti kelelawar buah pigmi mindanao yang endemik.[3]
Referensi
- ^ "Mt. Kitanglad Range Natural Park". MKRNP.org. Department of Environment and Natural Resources. Diarsipkan dari asli tanggal December 26, 2013. Diakses tanggal October 8, 2013.
- ^ "AN ACT DECLARING THE MT. KITANGLAD RANGE IN THE PROVINCE OF BUKIDNON AS A PROTECTED AREA AND ITS PERIPHERAL AREAS AS BUFFER ZONES, PROVIDING FOR ITS MANAGEMENT AND FOR OTHER PURPOSES" (PDF). Congress of the Philippines. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal September 23, 2015. Diakses tanggal October 8, 2013.
- ^ a b c "Important Bird Areas fact sheet: Mount Kitanglad". Birdlife International. Diakses tanggal 2020-12-07.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


