Patrice de Mac-Mahon, Adipati Magenta
Patrice de MacMahon | |
|---|---|
Potret resmi Patrice de MacMahon (sebagai adipati magenta) | |
| Presiden Prancis ke-3[a] | |
| Masa jabatan 24 Mei 1873 – 30 Januari 1879 | |
| Perdana Menteri | Albert de Broglie[b] |
| Marsekal Prancis | |
| Masa jabatan 1859–1893 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Marie Edme Patrice Maurice de MacMahon 13 Juni 1808 Sully, Saône-et-Loire, Kerajaan Prancis |
| Meninggal | 17 Oktober 1893 (umur 85) Montcresson, Prancis |
| Makam | Invalides, Paris |
| Kebangsaan | Prancis |
| Almamater | École Spéciale Militaire de Saint-Cyr |
| Karier militer | |
| Pihak | Kerajaan Prancis → Kekaisaran Prancis Kedua → Republik Prancis Ketiga |
| Dinas/cabang | Angkatan Darat Prancis |
| Pangkat | Marsekal Prancis |
| Pertempuran/perang | Pertempuran Magenta[1] Perang Prancis-Prusia[3] |
Marie Edme Patrice Maurice de MacMahon, Adipati Magenta (13 Juni 1808 – 17 Oktober 1893) adalah seorang perwira militer dan politikus Prancis yang menjabat sebagai Presiden Prancis ke-3 dari 1873 hingga 1879. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh paling konservatif dalam periode awal Republik Ketiga Prancis.
Biografi
MacMahon lahir di Sully, Saône-et-Loire, dari keluarga bangsawan Irlandia yang menetap di Prancis sejak abad ke-18. Ia menempuh pendidikan di École Spéciale Militaire de Saint-Cyr dan kemudian berkarier di militer. Prestasi militernya gemilang, terutama setelah kemenangannya di Pertempuran Magenta (1859), yang membuatnya diangkat sebagai Marsekal Prancis oleh Napoleon III.[1]
Karier Politik
Setelah jatuhnya Kekaisaran Prancis Kedua dalam Perang Prancis–Prusia (1870–1871), MacMahon menjadi figur penting dalam pembentukan rezim baru. Ia dipilih sebagai Presiden pada 24 Mei 1873 setelah pengunduran diri Adolphe Thiers. Pemerintahannya ditandai oleh usaha untuk menyeimbangkan antara monarkis dan republikan.[2]
Selama masa jabatannya, ia menghadapi konflik politik besar yang dikenal sebagai Krisis 16 Mei 1877, di mana ia berusaha membubarkan parlemen untuk memperkuat kekuasaan eksekutif. Langkah ini gagal, dan kemenangan kaum republikan dalam pemilu membuatnya kehilangan dukungan politik.[3]
Pengunduran Diri
Pada 30 Januari 1879, MacMahon mengundurkan diri setelah menyadari bahwa sistem parlementer republik telah mengakar kuat dan ia tidak lagi mampu mempertahankan pengaruh konservatifnya di pemerintahan.[4]
Kehidupan Pribadi
Setelah pensiun dari jabatan publik, MacMahon hidup tenang di Montcresson hingga wafat pada 1893. Ia dimakamkan di Les Invalides, Paris, berdampingan dengan para pahlawan besar Prancis lainnya.
Catatan
- ^ dan juga Pangeran Bersama Andorra
- ^ Sebelum reformasi konstitusional 1875, jabatan perdana menteri tidak memiliki otoritas eksekutif penuh seperti dalam sistem parlementer modern.
Referensi
- ^ a b "Patrice de MacMahon". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 5 Oktober 2025.
- ^ a b Price, Roger (1993). A Concise History of France. Oxford University Press. ISBN 9780192853004.
- ^ a b Durand, Claude (1972). "MacMahon and the Fall of the Second Empire". Revue Historique: 45–67.
- ^ Mayeur, Jean-Marie (1984). The Third Republic from Its Origins to the Great War. Cambridge University Press. ISBN 9780521274797.
Lihat pula
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






