Pasar Rakyat Oro-Oro Dowo
Artikel ini ditulis menyerupai opini penulis Wikipedia mengenai suatu topik, alih-alih pendapat para ahli.. |
| Lokasi | Kota Malang, Jawa Timur |
|---|---|
| Alamat | Jalan Guntur No.20, Kec.Klojen, Kel.Oro-Oro Dowo |
| Dibuka | 1932 |
| Jumlah lantai | 2 |
Pasar Rakyat Oro-Oro Dowo (atau yang lebih dikenal dengan Pasar Oro-Oro Dowo) merupakan salah satu pasar tradisional yang juga menjadi tujuan wisata kuliner yang ada di Kota Malang.
Sejarah
Pasar ini dibangun pada zaman kolonial Belanda tahun 1932. Pasar ini berdiri seluas 3.400 meter persegi. Pasar ini menampung 251 pedagang yang tersebar menempati 71 kios serta 180 los. Pasar 2 lantai ini terletak di Jalan Guntur, Kota Malang. Nama "oro-oro" sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "berharga" atau "emas", sementara "dowo" berarti "panjang" atau bisa diartikan sebagai "jalan panjang".[1]
Pada masa KolonialBelanda, Pasar Oro-Oro dowo menjadi pusat perdagangan bagi berbagai komoditas. Kolonilaisasi memberikan dampak signifikan terhadap pola konsumsi serta pengenalan teknik memasak dan bahan makanan baru yang akhirnya berhasil memperkaya tradisikuliner lokal di Kota Malang.[1]
Keistimewaan
Pasar ini merupakan pasar pertama di Kota Malang yang telah direvitalisasi oleh pemerintah pusat. Pasar ini direvitalisasi pada awal September 2015 dan dibangun atas kerja sama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan Pemerintah Kota Malang melalui dana tugas pembantuan tahun 2015.
Pasar terbersih
Pasar ini juga merupakan pasar terbersih yang ada di Kota Malang, sehingga pasar ini nyaman untuk dikunjungi oleh para pengunjung termasuk turis mancanegara. Biasanya turis yang berasal dari Belanda karena mereka ingin bernostalgia untuk mengingat para leluhurnya.
Bangunan lama dipertahankan
Selain dikenal sebagai pasar terbersih di Kota Malang. Pasar ini juga mempertahankan bangunan tuanya yang menghadap ke utara (Jalan Guntur). Bangunan tua sengaja tidak dihancurkan karena bangunan tersebut merupakan peninggalan kolonial Belanda.
Fasilitas
- MCK
- Ruang Ibu Menyusui
- Rest Area
- Troli
- Komposer
- Kantor Pasar
- Musholla
- Pemesanan Online melalui aplikasi e-Pasar Malang
Lihat pula
Referensi
- https://surabaya.bisnis.com/read/20200706/532/1262264/pasar-oro-oro-dowo-kota-malang-adopsi-sistem-e-pasar
- http://malangkota.go.id/2016/04/02/pasar-oro-oro-dowo-akan-jadi-percontohan-nasional/
- http://www.malangtimes.com/baca/11495/20160401/153844/kunjungi-malang-mendag-launching-pasar-rakyat-orooro-dowo/
- https://tempo.co/read/news/2016/04/02/090759147/menteri-lembong-resmikan-pasar-oro-oro-dowo-di-malang[pranala nonaktif permanen]
- Koran Jawa Pos, Radar Malang, Edisi Sabtu, 2 April 2016
- ^ a b Sejati, Indra Kusuma (2025-10-25). "Pasar Oro-Oro Dowo Malang: Destinasi Wisata Kuliner Tradisional Ala Kolonial Belanda". Diakses tanggal 2025-12-07.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


