Partomo Moegihardjo Alibazah

Partomo Moegihardjo Alibazah
Duta Besar Indonesia untuk UNESCO
Masa jabatan
15 September 1977 – 18 Desember 1980
PresidenSuharto
Wakil Rektor Urusan Akademik Universitas Indonesia
Masa jabatan
1973 – Agustus 1977
Sebelum
Pengganti
Sujudi
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1930-07-03)3 Juli 1930
Bandung, Jawa Barat, Hindia Belanda
Meninggal18 Desember 1980(1980-12-18) (umur 50)
Paris, Prancis
Suami/istriWiendrati Pringgodigdo
PendidikanUniversitas Indonesia (dr.)
University of California, Berkeley (Dr.)
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Partomo Moegihardjo Alibazah (3 Juli 1930 – 18 Desember 1980) adalah seorang akademisi dan diplomat Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Indonesia untuk Urusan Akademik dari 1973 sampai 1977 dan sebagai duta besar Indonesia untuk Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dari 1977 sampai kematiannya pada 1980.

Kehidupan awal dan pendidikan

Lahir pada 3 Juli 1930 di Bandung, Partomo masuk kedokteran di Universitas Indonesia (UI). Ia merampungkan ujian kandidat pertamanya pada Maret 1953,[1][2] ujian kandidat kedua pada Juni 1955,[3] dan meraih gelarnya pada 1959. Ia meneruskan pendidikan dalam jurusan genetik di University of California, Berkeley, dan meraih gelar doktor. Ia juga ikut kursus di National Resilience Institute pada 1976, sesambil menjabat sebagai wakil rektor UI. Sepanjang kursusnya, ia menerima Penghargaan Garuda Nugraha untuk kepribadian dan pengabdiannya dan Penghargaan Seroja Nugraha atas karya tulisnya.[4]

Referensi

  1. ^ "Lulus Udjian Fakulteit Kedokteran" (PDF). Suara Merdeka. 2 March 1953. Diakses tanggal 21 January 2025.
  2. ^ "Examens". Java-bode. 15 March 1953.
  3. ^ "Examens". Indische courant voor Nederland. 22 June 1955. Diakses tanggal 21 January 2025.
  4. ^ 5. Dr. Pratomo M. Alibazah (Almarhum). Vol. 30. Ketahanan Nasional. 1981. hlm. 191. Diakses tanggal 21 January 2025.


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement