Pantoprazol
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. |
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Pantomet, Pantopump, Pantozol, protonix, Ulcan, Vomizole, dll[1] |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a601246 |
| License data |
|
| Kategori kehamilan | |
| Rute pemberian | Oral dan intravena |
| Kelas obat | Proton pump inhibitor (PPI)[3] |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | 77% |
| Metabolisme | Hati (CYP2C19) |
| Waktu paruh eliminasi | 1-2 jam |
| Ekskresi | Urin, Feses |
| Pengenal | |
| |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.111.005 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C16H15F2N3O4S |
| Massa molar | 383,37 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Kiralitas | Racemic |
| |
| |
| (verify) | |
Pantoprazol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sakit maag, digunakan juga untuk pengobatan jangka pendek penderita esofagitis erosif yang diakibatkan penyakit refluks gastroesofageal (GERD), obat ini juga digunakan dalam terapi pemeliharaan penyembuhan untuk penyakit esofagitis erosif, dan juga untuk kondisi hipersekresi patologis yakni Sindrom Zollinger – Ellison . [3] Pantoprazol juga dapat digunakan secara kombinasi dengan obat lain untuk mengatasi bakteri Helicobacter pylori . [6] Mekanisme kerjanya hampir mirip dengan obat golongan penghambat pompa proton (PPI) lainnya. [7] Obat ini bisa digunakan secara oral dan bisa juga diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah.[3]
Efek samping yang kerap ditemukan dalam penggunaan dari obat ini yakni antara lain sakit kepala, diare, muntah, sakit perut, dan nyeri sendi . [3] Efek samping yang parah bisa saja terjadi seperti reaksi alergi yang parah, semacam peradangan kronis yang dikenal sebagai maag atrofi, kolitis Clostridium difficile, Hipomagnesemia, dan terjadinya kekurangan vitamin B12 . [3] Obat ini aman, dan boleh digunakan untuk ibu hamil. [3] Mekanisme kerja dari obat pantoprazol yakni dengan cara menghambat pompa proton yang kemudian menurunkan sekresi asam lambung.[3] Obat ini bekerja dengan cara menonaktifkan fungsi (H+/K+)-ATPase di organ lambung. [8] [3]
Referensi
- ^ "Pantoprazole international brand names". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 March 2017. Diakses tanggal 15 March 2017.
- ^ a b "Pantoprazole Use During Pregnancy". Drugs.com. 26 June 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 June 2019. Diakses tanggal 20 February 2020.
- ^ a b c d e f g h i j "Pantoprazole Sodium Monograph for Professionals - Drugs.com". Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 October 2018. Diakses tanggal 28 October 2018.
- ^ "Pantoprazole 20mg gastro-resistant tablets - Summary of Product Characteristics (SmPC)". (emc). 25 November 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 February 2020. Diakses tanggal 20 February 2020.
- ^ "WHOCC - ATC/DDD Index". www.whocc.no. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 January 2021. Diakses tanggal 9 September 2020.
- ^ British national formulary : BNF 74 (Edisi 74). British Medical Association. 2017. hlm. 79. ISBN 978-0857112989.
- ^ "[99] Comparative effectiveness of proton pump inhibitors". Therapeutics Initiative. 28 June 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 October 2020. Diakses tanggal 14 July 2016.
- ^ Richardson P, Hawkey CJ, Stack WA (September 1998). "Proton pump inhibitors. Pharmacology and rationale for use in gastrointestinal disorders". Drugs. 56 (3): 307–35. doi:10.2165/00003495-199856030-00002. PMID 9777309.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


