Oryzomys antillarum
| Oryzomys antillarum | |
|---|---|
| Status konservasi | |
| Punah | |
| IUCN | 136540 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Rodentia |
| Famili | Cricetidae |
| Genus | Oryzomys |
| Spesies | Oryzomys antillarum Thomas, 1898 |
| Distribusi | |
Oryzomys antillarum, juga dikenal sebagai tikus padi Jamaika,[1] adalah spesies pengerat yang telah punah dari Jamaika. Anggota genus Oryzomys dalam famili Cricetidae ini mirip dengan O. couesi dari daratan Amerika Tengah, yang kemungkinan menyebar ke pulau tersebut selama periode glasial terakhir. O. antillarum umum ditemukan dalam fauna subfosil di gua-gua dan juga dikenal dari tiga spesimen yang pernah dikumpulkan hidup pada abad ke-19. Beberapa catatan sejarah mengenai tikus Jamaika mungkin merujuk pada spesies ini. Spesies ini kemungkinan punah pada akhir abad ke-19, mungkin akibat diperkenalkannya musang kecil India, persaingan dengan spesies pengerat yang juga diperkenalkan seperti tikus cokelat, serta kerusakan habitat.
Oryzomys antillarum merupakan tikus berukuran sedang, mirip dalam banyak hal dengan Oryzomys couesi. Panjang kepala dan tubuhnya berkisar antara 120 hingga 132 mm, dengan panjang tengkorak sekitar 30 mm. Bagian atas tubuhnya berwarna kemerahan dan bergradasi ke bagian bawah yang kekuningan. Ekor memiliki panjang hampir sama dengan kepala dan tubuh, jarang berbulu, serta lebih gelap di bagian atas daripada di bawah. Spesies ini berbeda dari O. couesi karena memiliki tulang hidung yang lebih panjang, foramen insisif (lubang di bagian depan langit-langit mulut) yang lebih pendek, serta lengkung zigomatik (tulang pipi) yang lebih kokoh.
Deskripsi
Oryzomys antillarum merupakan pengerat berukuran sedang, kira-kira sebesar O. couesi. Menurut deskripsi Thomas, bagian atas tubuhnya berwarna kemerahan, sedikit lebih cerah di bagian punggung dan lebih keabu-abuan di kepala. Warna bagian atas tubuh bergradasi dengan bagian bawah yang berwarna kekuningan. Rambut pada bagian bawah tubuh berwarna keabu-abuan di pangkalnya. Telinganya kecil, berwarna hitam di sisi luar dan kuning di sisi dalam, sedangkan permukaan atas tangan dan kaki berwarna keputihan. Ekor hampir tidak berbulu, berwarna cokelat muda di bagian atas dan lebih terang di bagian bawah.[2] Goldman menulis bahwa spesimen di USNM tampak agak lebih kemerahan, meskipun warnanya mungkin telah berubah karena diawetkan dalam alkohol.[3] Coues sebelumnya menggambarkan spesimen ini berwarna cokelat karat di bagian atas dan bercampur warna serupa di bagian bawah.[4] Andrew Arata membandingkan spesimen USNM dengan contoh subspesies Florida yang berwarna kemerahan dari tikus padi rawa, Oryzomys palustris natator, untuk Ray, dan menemukan bahwa spesimen tersebut bahkan lebih kemerahan daripada hewan dengan warna paling kuat dari Florida.[5]
Referensi
Bibliografi
- Allen, G. M. (1942). "Extinct and vanishing mammals of the Western Hemisphere with the marine species of all the oceans". American Committee for International Wildlife Protection, Special Publications. 11: 1–620. doi:10.5962/bhl.title.25799.
- Anthony, H. E. (1920). "A zoologist in Jamaica". Natural History. 20: 157–168.
- Browne, P. (1756). The Civil and Natural History of Jamaica. In Three Parts. London. doi:10.5962/bhl.title.10826.
- Carleton, M. D.; Arroyo-Cabrales, J. (2009). "Review of the Oryzomys couesi complex (Rodentia: Cricetidae: Sigmodontinae) in Western Mexico". Bulletin of the American Museum of Natural History. 331: 94–127. doi:10.1206/582-3.1. S2CID 42256389.
- Coues, E. (1877). "Muridae". Dalam Coues, E.; Allen, J. A. (ed.). Monographs of North American Rodentia. Report of the United States Geological Survey of the Territories. hlm. i–264.
- Fincham, A.; Draper, G.; MacPhee, R. (2000). Jamaica Underground: The Caves, Sinkholes and Underground Rivers of the Island (Edisi 2nd). University of the West Indies Press. ISBN 978-976-640-036-1.
- Goldman, E. A. (1918). "The rice rats of North America". North American Fauna. 43: 1–101. doi:10.3996/nafa.43.0001 (tidak aktif 1 July 2025). Pemeliharaan CS1: DOI nonaktif per Juli 2025 (link)
- Gosse, P. H. (1851). A naturalist's sojourn in Jamaica. London: Longman, Brown, Green, and Longmans.
- Hershkovitz, P. (1966). "Mice, land bridges, and Latin American faunal interchange". Dalam Wenzel, R. L.; Tipton, V. J. (ed.). Ectoparasites of Panama. Vol. Fieldiana. Zoology. Special Publications. Chicago: Field Museum of Natural History. hlm. 725–795.
- Honacki, J. H.; Kinman, K. E.; Koeppl, J. W., ed. (1982). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 1st). Lawrence, Kansas: Allen Press, Inc., and The Association of Systematics Collections. ISBN 978-0-942924-00-8.
- Long, E. (1774). The History of Jamaica. Volume 3. London: printed for T. Lowndes.
- McFarlane, D. A.; Lundberg, J.; Fincham, A. G. (2002). "A late Quaternary paleoecological record from caves of southern Jamaica, West Indies" (PDF). Journal of Cave and Karst Studies. 64 (2): 117–125.
- Morgan, G. S. (1993). "Quaternary land vertebrates of Jamaica". Dalam Wright, R. M.; Robinson, E. (ed.). Biostratigraphy of Jamaica. Geological Society of America Memoirs. Vol. 182. Geological Society of America. hlm. 417–442. doi:10.1130/MEM182-p417. ISBN 0-8137-1182-7.
- Musser, G. G.; Carleton, M. D. (2005). "Superfamily Muroidea". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: a taxonomic and geographic reference (Edisi 3rd). Baltimore: The Johns Hopkins University Press. hlm. 894–1531. ISBN 978-0-8018-8221-0.
- Ray, C. E. (1962). The Oryzomyine Rodents of the Antillean Subregion (Doctor of Philosophy thesis). Harvard University.
- Thomas, O. (1898). "On indigenous Muridæ in the West Indies; with the description of a new Mexican Oryzomys". Annals and Magazine of Natural History. Series 7. 1 (2): 176–180. doi:10.1080/00222939808677948.
- Turvey, S. T.; Helgen, K. (2017). "Oryzomys antillarum" e.T136540A22388029. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T136540A22388029.en.
- Weksler, M.; Percequillo, A. R.; Voss, R. S. (2006). "Ten new genera of oryzomyine rodents (Cricetidae: Sigmodontinae)". American Museum Novitates (3537): 1–29. doi:10.1206/0003-0082(2006)3537[1:TNGOOR]2.0.CO;2. hdl:2246/5815. S2CID 84088556.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


