One Life (film 2023)
| One Life | |
|---|---|
Film poster | |
| Sutradara | James Hawes |
| Produser |
|
| Skenario |
|
Berdasarkan | If It's Not Impossible…The Life of Sir Nicholas Winton oleh Barbara Winton |
| Pemeran | |
| Penata musik | Volker Bertelmann |
| Sinematografer | Zac Nicholson |
| Penyunting | Lucia Zucchetti |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 110 menit |
| Negara | Australia Inggris Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
Pendapatan kotor | $56.4 juta[2] |
One Life adalah sebuah film drama biografi tahun 2023 yang disutradarai oleh James Hawes dan diproduseri Guy Heeley berdasarkan naskah yang didasarkan pada buku ‘’If It’s Not Impossible…The Life of Sir Nicholas Winton’’ yang ditulis oleh putrinya, Barbara Winton. Film ini berdasarkan kisah nyata tentang kehidupan Nicholas Winton, yang berusaha membantu kelompok anak-anak orang Yahudi di Cekoslowakia yang diduduki Jerman untuk bersembunyi dan melarikan diri pada tahun 1938-39, sebelum permulaan Perang Dunia II. Film ini dibintangi Anthony Hopkins sebagai Winton berusia 79 tahun dan Johnny Flynn sebagai Winton berusia 29 tahun. Film ini juga dibintangi Helena Bonham Carter, Lena Olin, Romola Garai, Alex Sharp dan Jonathan Pryce.[3]
Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Toronto pada 9 September 2023. dan kemudian dirilis di Britania Raya pada 1 Januari 2024 oleh Warner Bros Pictures, dan kemudian di Amerika Serikat pada 15 Maret 2024.[4] Film ini mendapat ulasan yang sebagian besar positif, dengan pujian atas akting dari para pemerannya, terutama Hopkins dan Bonham Carter.
Alur
Ketika Nicholas Winton, seorang broker saham berusia 29 tahun dari London, mengunjungi Cekoslowakia pada tahun 1938, beberapa minggu setelah Perjanjian Munich ditandatangani, ia bertemu dengan keluarga-keluarga di Praha yang melarikan diri dari mulai berkembangnya kekuasaan Nazi di Jerman dan Austria. Mereka hidup dalam kondisi yang sangat buruk, tanpa tempat tinggal atau makanan yang memadai, dan hidup dalam ketakutan akan invasi Nazi. Winton diperkenalkan kepada Doreen Warriner, kepala kantor Praha dari British Committee for Refugees from Czechoslovakia (BCRC).
Terkejut dengan kondisi di kamp pengungsi, Winton memutuskan untuk menyelamatkan anak-anak Yahudi tersebut dengan tangannya sendiri. Didukung secara aktif oleh ibunya, Babette, yang juga merupakan imigran Yahudi Jerman yang telah berpindah agama ke Gereja Inggris, ia mengatasi hambatan birokrasi, mengumpulkan donasi, dan mencari keluarga asuh untuk anak-anak yang dibawa ke Inggris. Banyak di antara mereka adalah orang Yahudi yang berada dalam risiko deportasi yang mendesak. Perburuan waktu dimulai karena tidak jelas berapa lama perbatasan akan tetap terbuka sebelum Nazi melakukan invasi yang bisa sewaktu-waktu terjadi.
Lima puluh tahun kemudian, pada 1988, Winton, yang kini berusia 79 tahun, membersihkan beberapa barang berantakan di kantornya, yang diminta istrinya Grete. Ia menemukan dokumen lamanya yang mencatat pekerjaannya untuk BCRC, lengkap dengan foto dan daftar anak-anak yang ingin mereka selamatkan serta yang berhasil diselamatkan. Winton masih menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menyelamatkan lebih banyak.
Saat makan siang dengan teman lamanya Martin, Winton memikirkan apa yang harus dilakukannya dengan buku albumnya yang penuh dengan dokumen. Ia mempertimbangkan untuk mendonasikan dokumen tersebut ke museum Holocaust, tetapi pada saat yang sama ia ingin menarik perhatian pada penderitaan para pengungsi yang terjadi saat itu sambil terus bekerja untuk orang-orang yang kurang beruntung, sehingga ia memutuskan untuk tidak melakukannya.
Dokumen tersebut akhirnya jatuh ke tangan tim produksi ‘’That's Life!‘’, sebuah acara TV yang diproduksi oleh BBC dengan pembawa acara Esther Rantzen. Winton diundang ke acara tersebut dan diminta untuk duduk di antara penonton. ‘'That's Life’' mengejutkan Winton dengan mengundang beberapa anak yang dia bantu selamatkan ke acara tersebut untuk bertemu dengannya.
Beberapa waktu setelah acara tayang, Winton diundang kembali karena respons publik yang luar biasa. Kali ini, dia dan istrinya diperlihatkan bahwa sebagian besar anggota penonton studio secara langsung berhutang nyawa pada upayanya yang humaniter. Hingga tanggal produksi film ini, lebih dari 6.000 orang masih hidup berkat Winton.[5][6]
Pemeran
- Anthony Hopkins dan Johnny Flynn sebagai Nicholas Winton, seorang broker saham Inggris dan anak dari dua orang tua kelahiran Jerman yang memainkan peran penting dalam ‘’Kindertransport‘’, upaya terorganisir untuk menyelamatkan anak-anak dari wilayah yang diduduki Nazi, menjelang Perang Dunia II. Hopkins memerankan Winton sebagai pria berusia 79 tahun yang mengenang masa lalunya, sementara Flynn memerankan Winton sebagai pria berusia 29 tahun menjelang perang.
- Helena Bonham Carter sebagai Babi Winton, ibu Nicholas yang lahir di Jerman dan aktif membantu upaya kemanusiaan anaknya.
- Lena Olin sebagai Grete Winton, istri Winton yang sudah tua
- Jonathan Pryce sebagai Martin Blake, seorang pekerja kemanusiaan ‘'Kindertransport’' yang tetap berteman dengan Winton yang sudah tua. Film ini menandai kali ketiga Hopkins dan Pryce bekerja sama, setelah pertunjukan teater satu malam ‘’Under Milk Wood‘’ pada 1992 dan film 2019 ‘’The Two Popes‘’.[7]
- Ziggy Heath memerankan Martin Blake muda
- Romola Garai sebagai Doreen Warriner, seorang pekerja kemanusiaan Inggris dalam program ‘'Kindertransport’' yang membantu di lokasi di Cekoslowakia
- Alex Sharp sebagai Trevor Chadwick, seorang pekerja kemanusiaan ‘'Kindertransport’' Inggris yang mendampingi beberapa anak selama pelarian mereka dengan kereta
- Samantha Spiro sebagai Esther Rantzen, pembawa acara TV BBC ‘’That's Life!‘’, yang menayangkan cerita tentang Winton
- Juliana Moska sebagai Hana Hejdukova
- Ella Novakova sebagai Lenka
- Samuel Finzi sebagai Rabbi Hertz
- Henrietta Garden sebagai Vera Gissing
- Frantiska Polakova sebagai Vera Diamontova muda
- Alzbeta Cerna sebagai Eva Diamontova
- Jolana Jirotkova sebagai gadis bercelah gigi
- Anna Darvas sebagai Lady Milena Grenfell-Baines
- Marthe Keller sebagai Elisabeth Maxwell
- Michael Gould sebagai Leadbetter
- Adrian Rawlins sebagai Geoff
- Antonie Formanová sebagai Marta
- Tom Glenister sebagai William Hughes, Baron Hughes
Referensi
- ^ Goodfellow, Melanie (11 August 2023). "James Hawes' 'One Life' Starring Anthony Hopkins As "British Schindler" Heads To London Film Festival". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 8 September 2023.
- ^ "One Life (2024)". Box Office Mojo. IMDb. Diakses tanggal 15 May 2024.
- ^ "Film Biopik Penyelamat Yahudi saat Perang Dunia II Tayang di Indonesia". Medcom.
- ^ "Review One Life (2023)". Cineverse.
- ^ ‘’James Hawes’ One Life, starring Anthony Hopkins, announced as American Express Gala film at the 67th BFI London Film Festival. Dalam: bfi.org.uk, 11 Agustus 2023.
- ^ Leslie Felperin: ‘’‘One Life’ Review: Anthony Hopkins dalam Performa Terbaiknya dalam Film Periode yang Mengharukan, meski Konvensional.‘’ Dalam: The Hollywood Reporter, 11 September 2023.
- ^ the-two-popes-anthony-hopkins-jonathan-pryce-netflix-interview-news-1202794985/ "'The Two Popes' Reunites Jonathan Pryce With Anthony Hopkins After 27 Years, Even If Pryce Can't Recall Their Last Collaboration". Deadline. November 27, 2019.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


