Oedin
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | Agustus 1907 Kurai Taji |
| Kematian | 17 Juni 1984 Jakarta |
| Tempat pemakaman | TPU Tanah Kusir |
| Data pribadi | |
| Kelompok etnik | Orang Minangkabau |
| Agama | Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | ulama, politikus, aktivis |
| Murid dari | Ahmad Rasyid Sutan Mansur |
Buya Oedin gelar Datuak Rajo Nan Sati (Agustus 1907 – 17 Juni 1984) adalah aktivis Islam Muhammadiyah dan politikus Indonesia yang pernah menjadi Wali Kota Sawahlunto pertama (Mei 1950), Bupati Indragiri Hulu (Oktober 1952); Pjs Bupati Tanah Datar (Desember 1953), dan Bupati Pesisir Selatan Kerinci (Oktober 1954).
Buya Oedin lahir pada Agustus 1907 di Kurai Taji, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Ia berguru kepada Ahmad Rasyid semasa muda. Pada 25 Oktober 1929, ia bersama dengan sejumlah kawannya memelopori berdirinya Muhammadiyah cabang Kurai Taji.[1]
Pada masa revolusi fisik tahun 1949, ia terlibat dalam berbagai kegiatan politik untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sumatra Barat. Setelah itu, ia diangkat menjadi pegawai tinggi di provinsi. Mula-mula, ia menjabat sebagai patih yang diperbantukan pada Bupati Padang Pariaman (Januari 1950) dan patih Kabupaten Tanah Datar (Oktober 1950).[2]
Buya Oedin meninggal di Jakarta pada 17 Juni 1984 dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir. Ia menikah dengan Rahmadani. Di antara anaknya yakni Moesni Oedin[3] dan Asdi Oedin.
Referensi
- ^ "Buya Oedin, Penggerak Muhammadiyah Sumbar | Republika ID". republika.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-10.
- ^ Simulie, Kamardi Rais Dt P. (2005). Mesin ketik tua. Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau. ISBN 978-979-3797-04-5.
- ^ 17 perempuan Sumatra Barat dalam catatan prestasi. Forum Komunikasi Wartawati Indonesia Sumatra Barat, Suntiang Nagari. 2002.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


