Nyanyian Khalayak (album)

Nyanyian Khalayak adalah album dari musisi dan sastrawan asal Indonesia. Remy Sylado yang dirilis pada tahun 1979 oleh label Sky Records.

Nyanyian Khalayak
Album studio karya Remy Sylado
Dirilis1979
Genre
BahasaBahasa Indonesia
LabelSky Records
Kronologi Remy Sylado
Orexas
(1978)
Nyanyian Khalayak
(1979)
Bromocorah dan Putrinya
(1983)

Latar Belakang

Album ini adalah album terakhir yang dirilis oleh Remy Sylado bersama band Remy Sylado Company yang dibentuknya. Album ini tidak sepopuler album sebelumnya Orexas, tetapi lagu Serenade cukup dikenal oleh masyarakat setelah di-cover oleh Ritta Rubby Hartland dan Iwan Fals pada album Wajib Belajar. Pada album ini pula Remy Sylado menunjukan kepiawaiannya menulis lirik puitis dan syahdu dalam lagu Serenade setelah pada album Orexas lagu-lagu yang ditawarkan cukup nakal, vulgar dan sarkastik.

Daftar Lagu

No.JudulDurasi
1."Serenade"4:35
2."Nyanyian Tikus"4:33
3."Anak & Ibu Jatuh Cinta"2:47
4."Elegi Dalam Ungu"2:49
5."Suatu Hari di Hari Pengadilan"3:17
6."Requiem Cinta Damai Dari Beberapa Orang Anak Yang Nakal Dan Negong Tapi Yang Cerdik Dan Cendekia, Buat Beberapa Orang Paus Yang Mereka Kagumi Tapi Yang Kepalang Keduanya Sekaligus Telah Dipanggil Pulang Ke Rahmatullah Pada Suatu Hari Ngenes Di Anno Domine 1978 Menurut Seiko Time"3:29
7."Masalah Sebuah Kota Besar"2:19
8."Nyanyian Anak Melayu Perihal Pacarnya Anak Cina"6:53

Sampul album

Sampul album ini sangat ikonik menampilkan lukisan seekor simpanse yang "nyengir" sambil memainkan biola, sebuah sampul yang sangat nyeleneh jika kembali ke masa itu.

Tanggapan

"Album musik Remy Sylado yang paling saya suka, Serenade: Nyanyian Khalayak (1978), kebetulan juga bersampul simpanse. Kaset ini memuat dua lagu terbaik Remy, yaitu “Nyanyian Anak Melayu Perihal Pacarnya Anak Cina” dan “Serenade”. Lagu “Nyanyian Anak Melayu..” menunjukkan Remy tidak hanya sudah keminggris sejak 1970an tapi juga kemrancis, kemlondo, dsb., dan doi tipe yang betul-betul kaffah, yang memang cas-cis-cus beneran alias bukan sekadar tempelan atau cuma buat gaya-gayaan. Sementara lagu “Serenade” kelak dicover oleh Ritta Rubby Hartland (1984), berduet dengan Iwan Fals yang namanya malah tidak ditulis di credit title. Saya sudah pernah bahas beberapa tahun lalu, tapi sekali lagi musti saya tegaskan, ketika tidak sibuk menulis lirik-lirik vulgar dan sarkastik, ternyata Remy bisa juga bikin lagu seindah “Serenade”, yang kalimat pembukanya amatlah syahdu, “‘Ku datang padamu/ ketika anyelir di taman/ masih dikerudung embun...” Ada pula “akulah pangeran atas segala nestapa“, yang langsung mengingatkan ke lirik “aku tetap raja atas kecewaku” dari album Orexas. Di lagu “Serenade” itu ada juga frasa “gerimis yang ungu”, dan ingat, ini beberapa tahun sebelum “Purple Rain”-nya Prince."[1]

Referensi

  1. ^ Warsito, Budi (2019-12-14). "Bersatulah Kaum Kera Seantero Jagat | krikititikus" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-06-28.

Pranala luar

Nyanyian Khalayak di Discogs

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement