Nawawi Ichsan
| K.H. Nawawi | |
|---|---|
| Lahir | Islam 31 Desember 1900 Parakan, Temanggung |
| Meninggal | 8 Juni 1967 Parakan, Temanggung |
| Pekerjaan | Ulama, Petani, Pedagang |
| Dikenal atas | Tokoh Bambu Runcing |
| Gelar | K.H. |
| Partai politik | Masyumi/ NU |
| Suami/istri | Hadijah binti H. Ismail Hj. Soekimah binti H. Oemar |
| Anak | Khoirijah (1926-1926) (Hadijah) H. Abdul Syukur/ Mat Wildani (1933-2014) (Soekimah) Hj. Siti Ilmijah (1936-2009) (Soekimah) Hj. Siti Djalijah (1937-1996) (Soekimah) Saefudin (1940-1945) (Soekimah) Hj. Siti Bintijah (1942-2014) (Soekimah) Hj. Siti Wastijah (1943) (Soekimah) |
| Kerabat | Oegomo, Oetawi, Roekoen, Isminah, Istiqomah, Iman (H. Anwar) |
K.H. Nawawi bin H. Ichsan (Nama lahir: Islam) 31 Desember 1900 – 8 Juni 1967 merupakan pendiri dan pengasuh Madrasah Al Iman Parakan Temanggung. Ia juga adalah seorang tokoh pejuang kemerdekaan yang merupakan ketua Barisan Bambu Runcing. Tokoh Bambu runcing lainnya yaitu K. H. Subchi, K.H. Sumogunardho, dan K.H. Muhammad Ali.
Pendidikan
- Pondok Pesantren Suluh, Suropaten, Magelang.
- Pondok Pesantren Punduh, Salaman, Magelang.
- Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Bacaan Lebih Lanjut
- Kiai dan Bambu Runcing, Mengungkap Peran Sejarah Kiai dan Bambu Runcing pada Masa Perang Kemerdekaan (Kajian Sejarah Lesan)
- Karomah Para Kiai
- Masa Pergerakan Bambu Runcing Temanggung[pranala nonaktif permanen]
- Legenda Bambu Runcing dari Parakan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


