Nadimah Tandjung
Nadimah Tandjung | |
|---|---|
![]() Nadimah Tandjung saat menjabat anggota Konstituante | |
| Anggota Konstituante | |
| Masa jabatan 9 November 1956 – 5 Juli 1959 | |
| Presiden | Soekarno |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 14 Juli 1915 Sibolga, Sumatera Utara |
| Meninggal | 1967 (umur 51–52)[1] |
| Partai politik | |
| Suami/istri | Yunan Nasution[2] |
| Anak | 7[1] |
Nadimah Tandjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 14 Juli 1915 – meninggal tahun 1967) adalah seorang politikus Indonesia dan tokoh 'Aisyiyah.
Karier
- Majelis Pimpinan 'Aisyiyah Daerah Tapanuli (1935-1938).
- Anggota Majelis Pimpinan 'Aisyiyah Daerah Sumatra Timur di Medan (1940-1945).
- Ketua Majelis Pimpinan 'Aisyiyah Daerah Sumatra Timur dan Ketua Dewan Pimpinan Muslimat Wilayah Sumatra Timur (1946-1948).
- Ketua Dewan Pimpinan Muslimat Wilayah Jakarta Raya dan Anggota Dewan Pengurus Besar Muslimat 1954.
- Anggota Konstituante Republik Indonesia (9 November 1955 - Juli 1959).
Referensi
- ^ a b Media Dakwah Edisi 271-276. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. 1997. hlm. 10.
- ^ M. Natsir di panggung sejarah republik. Penerbit Republika, 2008. hlm. 78. ISBN 9791102430.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





