Muhammad Tajuddin dari Brunei
| Muhammad Tajuddin Shah I | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Sultan Dan Yang di-Pertuan Besar Negeri Brunei | |||||||||||||
| Sultan Brunei | |||||||||||||
| Berkuasa | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Pendahulu | - | ||||||||||||
| Penerus | - | ||||||||||||
| Wali | - | ||||||||||||
| - - | |||||||||||||
| Berkuasa | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Pendahulu | - | ||||||||||||
| Penerus | - | ||||||||||||
| Wali | - | ||||||||||||
| - - | |||||||||||||
| Berkuasa | - | ||||||||||||
| Penobatan | - | ||||||||||||
| Pendahulu | - | ||||||||||||
| Penerus | - | ||||||||||||
| Wali | - | ||||||||||||
| Istri |
| ||||||||||||
| Keturunan | - | ||||||||||||
| |||||||||||||
| Wangsa | - | ||||||||||||
| Wangsa | - | ||||||||||||
| Agama | Islam Sunni | ||||||||||||
| Pekerjaan | - | ||||||||||||
| - | |||||||||||||
Muhammad Tajuddin naik takhta pada tahun 1795. Dua kali turun takhta.
Sultan Brunei yang pernah mengirimkan utusan ke Tiongkok untuk menjalin perdagangan di sana.
Pernah mengutus utusan untuk mengadakan perdamaian dengan Spanyol di Manila, Kepulauan Filipina.
Memerintahkan Khatib Haji Abdul Latif menuliskan Silsilah Raja-Raja Brunei serta memerintahkan supaya membuat rumah wakaf untuk jemaah haji Brunei di Mekkah. Wafat 1807.
Biografi
Sultan Muhammad Tajuddin lahir pada tahun 1776 adalah putra Sultan Omar Ali Saifuddin I dan Raja Isteri Nooralam binti Sultan Hussain Kamaluddin.
Menikah
Mempunyai 3 orang Isteri nya ;
- 1. Dayang Hajjah Aishah binti Haji Husain
- 2. Dayang Hajjah Pingai binti Tengku Haji Muhammad Ali (Sultan Siak ke 5)
- 3. Raja Isteri Bulan binti Pengiran Digadong Pengiran Anak Haji Abdul
Keturunan
- Dayang Aishah
1. Pengiran Temenggong Anak Muhammad Yusuf
2. Pengiran Anak Yakub
3. Pengiran Anak Arshad
- Raja Isteri Bulan
1. Sultan Muhammad Jamalul Alam I
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


